Menjalani operasi plastik bukan hanya soal mempersiapkan prosedur dan jadwal konsultasi dengan dokter. Asupan makanan pasca operasi (masa pemulihan) juga perlu diperhatikan sejak sebelum menjalani prosedur.
Menyiapkan makanan pasca operasi lebih awal akan bantu kamu memenuhi kebutuhan nutrisi, menjaga kondisi tubuh, sekaligus membuat masa recovery terasa lebih praktis. Berikut daftar makanan yang bisa dibeli dulu sebelum prosedur!
5 Makanan Pasca Operasi yang Perlu Dibeli Sebelum Prosedur
Setelah mengetahui kebutuhan nutrisi selama masa recovery, sekarang waktunya menentukan makanan apa saja yang sebaiknya dibeli sebelum menjalani operasi plastik di Korea.
Pilihan makanan ini tidak harus semuanya berupa makanan berat. Justru, beberapa jenis makanan dan minuman yang praktis dapat sangat membantu ketika kamu masih sulit makan, tidak bisa mengunyah dengan nyaman, atau belum memiliki banyak tenaga untuk menyiapkan makanan sendiri.
Berikut beberapa pilihan yang bisa kamu masukkan ke daftar belanja sebelum prosedur:
1. Protein Shake dengan Berbagai Pilihan Rasa
Protein shake merupakan salah satu pilihan yang praktis untuk disiapkan sebelum operasi plastik. Bentuknya yang cair membuatnya lebih mudah dikonsumsi dibandingkan makanan yang membutuhkan banyak proses mengunyah, terutama ketika mulut dan rahang masih terasa tidak nyaman.
Pilihan protein shake juga cukup mudah ditemukan di Korea. Salah satu tempat yang bisa kamu datangi adalah Olive Young. Saat ini, Olive Young memiliki kategori khusus protein shake dengan banyak pilihan produk, mulai dari bubuk dalam kemasan sekali minum hingga minuman protein siap konsumsi dengan berbagai varian rasa.
Baca juga: 10 Brand Skincare Korea yang Bagus Digunakan Pasca Operasi Plastik
Protein shake dapat menjadi pilihan ketika kamu belum sanggup menghabiskan satu porsi makanan padat. Minuman ini juga memungkinkan kamu tetap mendapatkan asupan protein tanpa harus mengunyah daging, ikan, atau makanan lainnya.
Namun, protein shake sebaiknya diposisikan sebagai pelengkap, bukan otomatis sebagai pengganti seluruh makanan. Jika kondisi sudah memungkinkan untuk makan, tetap usahakan mengonsumsi makanan utuh dan beragam sesuai arahan dokter.
Tips Memilih Protein Shake di Korea
Sebelum membeli, perhatikan label produk terlebih dahulu. Kamu bisa membandingkan jumlah protein per sajian, kandungan gula, ukuran porsi, serta bahan tambahan yang mungkin tidak cocok dengan kondisi tubuhmu.
Untuk pasien yang menjalani prosedur di area wajah, bentuk minuman siap konsumsi juga dapat menjadi pilihan yang lebih praktis dibandingkan bubuk yang harus dicampur lebih dulu.
2. Bubur Kemasan yang Tinggal Dipanaskan
Bubur atau juk merupakan salah satu makanan yang sangat berguna untuk disiapkan sebelum operasi, terutama jika kamu menjalani prosedur face contouring.
Setelah operasi kontur wajah, kemampuan untuk mengunyah dan membuka mulut dapat terbatas sementara. Itulah sebabnya bubur kemasan yang tinggal dipanaskan bisa menjadi pilihan praktis.
Beberapa jenis bubur yang dapat kamu pertimbangkan antara lain:
- Bubur labu atau hobak-juk, dengan tekstur lembut dan mudah dikonsumsi.
- Bubur ayam, jika tekstur ayam sudah cukup halus dan sesuai dengan instruksi dokter.
- Bubur sayur, selama tidak mengandung potongan bahan yang sulit dikunyah.
- Bubur abalon atau jeonbok-juk, yang populer di Korea dan dapat menjadi pilihan ketika kamu sudah mampu mengonsumsi makanan yang sedikit lebih bertekstur.
Untuk beberapa hari pertama setelah face contouring, jangan hanya melihat rasa bubur. Perhatikan juga teksturnya. Bubur yang terlalu banyak potongan, biji, atau bahan keras mungkin kurang nyaman untuk kondisi mulut yang masih dalam proses penyembuhan.
Jadi, sebelum membeli bubur kemasan, pilih produk yang teksturnya benar-benar lembut dan mudah ditelan.
Baca juga: Face Contour di Korea: 5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Operasi
3. Pumpkin Juice atau Hobak Juice
Kalau kamu menjalani operasi plastik di Korea, pumpkin juice atau hobak juice (호박즙) merupakan salah satu minuman yang cukup populer untuk disiapkan selama masa recovery. Minuman ini mudah ditemukan dalam bentuk kemasan pouch sehingga praktis dibawa dan dikonsumsi kapan saja.
Pumpkin juice sering dikaitkan dengan masa pemulihan setelah operasi, terutama untuk membantu pasien memenuhi asupan cairan ketika belum nyaman mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak. Minuman berbahan labu juga populer sebagai rekomendasi asupan selama masa recovery pasca operasi plastik.
Bagi pasien yang baru menjalani operasi wajah, pilihan minuman seperti ini terasa praktis karena tidak membutuhkan aktivitas mengunyah.
Pumpkin juice dapat menjadi pilihan terutama ketika:
- Nafsu makan belum kembali seperti biasa.
- Kamu baru mampu mengonsumsi makanan dalam jumlah sedikit.
- Mengunyah masih terasa tidak nyaman.
- Kamu membutuhkan pilihan minuman selain air putih.
- Kamu ingin memiliki persediaan minuman yang mudah dibawa selama kontrol dokter.
Selain itu, periksa kandungan gula pada produk yang dibeli. Beberapa produk mungkin mengandung gula tambahan, sehingga sebaiknya pilih sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing.
4. Probiotik Bubuk yang Tinggal Dicampur dengan Air
Probiotik dalam bentuk bubuk atau stick pack juga dapat dimasukkan ke dalam daftar belanja sebelum operasi. Bentuk seperti ini praktis untuk pasien yang sedang tinggal di hotel karena tidak membutuhkan persiapan rumit.
Kamu cukup mencampurkan isi sachet ke dalam air sesuai petunjuk produk. Setelah itu, minuman dapat langsung dikonsumsi tanpa perlu menyiapkan makanan tambahan.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memilihnya:
- Periksa jenis dan jumlah mikroorganisme yang tercantum pada label.
- Ikuti aturan penyimpanan produk.
- Perhatikan tanggal kedaluwarsa.
- Gunakan sesuai petunjuk pada kemasan.
- Jangan mencampurkannya dengan cairan yang terlalu panas jika label produk tidak memperbolehkannya.
Probiotik juga bukan pengganti obat. Jika kamu mendapatkan antibiotik atau obat lain setelah operasi, jangan mengubah jadwal atau cara minumnya hanya untuk mengonsumsi probiotik. Ikuti petunjuk dokter dan aturan penggunaan pada produk.
5. Makanan Lunak seperti Tahu dan Telur Kukus
Pilihan terakhir yang sebaiknya tersedia adalah makanan lunak dengan tekstur yang mudah dikunyah dan ditelan, seperti tahu lembut atau telur kukus. Keduanya dapat menjadi alternatif ketika kamu mulai bosan dengan makanan cair, tapi belum siap kembali mengonsumsi makanan yang keras atau alot.
Untuk pasien yang baru menjalani operasi pada area rahang atau tulang wajah, hindari langsung beralih ke makanan keras hanya karena sudah merasa sedikit lebih baik. Beberapa klinik di Korea menyarankan untuk hindari makanan keras, alot, atau lengket selama periode tertentu setelah operasi kontur wajah.
Baca juga: 3 Prosedur Operasi dalam Facial Contouring Agar Hasil Lebih Maksimal
Buat Persediaan Berdasarkan Kondisi Recovery
Kelima pilihan tersebut tidak harus dikonsumsi semuanya dalam jumlah yang sama. Kebutuhan makanan dapat berubah dari hari ke hari, tergantung jenis operasi dan kondisi tubuh.
Pada awal recovery, pasien face contouring mungkin lebih nyaman dengan makanan dan minuman bertekstur cair atau sangat lembut. Setelah kondisi mulut dan wajah mulai membaik, pilihan makanan dapat ditambah secara bertahap.
Sebagai gambaran sederhana:
- Hari-hari awal: air putih, minuman yang sesuai, protein shake, pumpkin juice, dan bubur dapat menjadi pilihan yang lebih mudah dikonsumsi.
- Saat mulai lebih nyaman: kamu dapat menambahkan tahu lembut, telur kukus, atau makanan lunak lainnya.
- Saat kemampuan mengunyah sudah membaik: tekstur makanan dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai arahan dokter.
Setiap prosedur operasi plastik punya aturan recovery yang berbeda. Oleh karena itu, panduan makanan dari dokter atau klinik tempat kamu menjalani prosedur tetap harus menjadi acuan utama.
Yang terpenting, jangan memaksakan diri untuk makan makanan padat hanya demi memenuhi target makan. Jika membuka mulut, mengunyah, atau menelan masih terasa sulit, pilih tekstur yang lebih mudah dimakan dan komunikasikan kondisi tersebut kepada dokter.
Keuntungan Mempersiapkan Makanan Sebelum Operasi Plastik
Persiapan sebelum operasi sebaiknya tidak berhenti pada pakaian, obat-obatan, atau tempat beristirahat. Makanan yang tersedia di rumah juga perlu dipikirkan, terutama untuk beberapa hari pertama setelah prosedur.
Memiliki persediaan makanan yang sesuai sejak sebelum operasi dapat memberikan beberapa keuntungan, seperti:
1. Tidak Perlu Repot Memasak Saat Kondisi Tubuh Masih Lelah
Setelah operasi plastik, tubuh membutuhkan waktu untuk beristirahat. Pada beberapa hari pertama, aktivitas yang biasanya terasa sederhana seperti berdiri lama, berjalan ke dapur, atau menyiapkan makanan bisa terasa lebih melelahkan.
Mempersiapkan makanan sebelum operasi memungkinkan kamu memiliki menu yang siap dikonsumsi tanpa harus mulai memasak dari nol. Beberapa makanan bisa dimasak terlebih dahulu, dibagi menjadi beberapa porsi, kemudian disimpan dengan cara yang tepat.
Dengan begitu, ketika merasa lapar, kamu cukup mengambil makanan yang sudah tersedia dan menghangatkannya jika diperlukan.
Cara ini juga dapat membantu mengurangi aktivitas fisik yang sebenarnya tidak perlu dilakukan selama masa recovery, terutama jika dokter menyarankan kamu untuk lebih banyak beristirahat.
2. Mengurangi Keinginan Memesan Makanan Secara Sembarangan
Ketika tidak memiliki makanan di rumah, memesan makanan lewat aplikasi mungkin menjadi pilihan paling mudah setelah operasi. Namun, saat tubuh masih dalam tahap pemulihan, kamu mungkin belum tentu memiliki energi untuk memilih menu dengan teliti.
Persediaan makanan yang sudah disiapkan sebelumnya dapat menjadi alternatif yang lebih praktis. Kamu sudah mengetahui apa yang akan dimakan sehingga tidak perlu mengambil keputusan secara mendadak ketika sedang lelah atau merasa tidak nyaman.
Selain itu, kamu juga bisa menentukan bahan dan cara pengolahan makanan sejak sebelum operasi. Hal ini membuat pilihan menu selama recovery menjadi lebih terencana dibandingkan membeli makanan secara spontan.
3. Membantu Menjaga Jadwal Makan Selama Recovery
Rasa lelah atau tidak nyaman setelah operasi dapat membuat rutinitas harian berubah. Kamu mungkin lebih banyak tidur, beristirahat, atau menghabiskan waktu di tempat tidur sehingga jadwal makan menjadi tidak teratur.
Makanan yang sudah tersedia dapat membantu menjaga rutinitas tersebut. Kamu tidak perlu menunggu sampai lapar atau terlalu lelah untuk mulai mencari makanan.
Kamu dapat menyiapkan makanan dalam beberapa wadah dengan porsi sekali makan. Misalnya:
- Menu sarapan sudah dipisahkan untuk beberapa hari.
- Makan siang dan makan malam sudah memiliki porsi masing-masing.
- Camilan dapat ditempatkan di area yang mudah dijangkau.
- Air minum dapat disediakan di dekat tempat kamu beristirahat.
Persiapan seperti ini membuat aktivitas makan menjadi lebih sederhana. Kamu juga dapat menyesuaikan waktu makan dengan jadwal istirahat, obat, atau aktivitas recovery lainnya sesuai arahan dokter.
4. Mengurangi Aktivitas Keluar Rumah untuk Berbelanja
Berbelanja kebutuhan makanan setelah operasi bukan pilihan yang ideal, terutama ketika tubuh masih membutuhkan banyak waktu untuk beristirahat. Pergi ke supermarket atau pasar berarti kamu perlu berjalan, membawa barang, berdiri, dan melakukan perjalanan pulang.
Aktivitas tersebut mungkin terasa ringan dalam kondisi normal, tetapi bisa menjadi lebih melelahkan setelah prosedur.
Dengan membeli kebutuhan makanan sebelum operasi, kamu dapat mengurangi kemungkinan harus keluar rumah hanya untuk mencari makanan. Kebutuhan beberapa hari pertama sudah tersedia sehingga kamu bisa tetap berada di tempat istirahat.
Jika kamu menjalani operasi plastik di luar kota atau luar negeri, persiapan ini juga menjadi semakin penting. Kamu dapat mengetahui terlebih dahulu makanan apa yang tersedia di tempat tinggal selama recovery dan mengatur kebutuhan makan sebelum prosedur dilakukan.
5. Membuat Masa Recovery Lebih Tenang dan Terencana
Recovery setelah operasi plastik bukan hanya tentang kondisi fisik. Banyak hal kecil yang perlu diperhatikan dalam keseharian, mulai dari waktu istirahat, perawatan area operasi, kontrol, hingga aktivitas yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Mempersiapkan makanan dari sebelum operasi dapat mengurangi satu hal yang perlu dipikirkan selama periode tersebut.
Kamu tidak perlu setiap hari bertanya-tanya:
- “Hari ini mau makan apa?”
- “Masih ada makanan di rumah atau tidak?”
- “Siapa yang bisa pergi membeli makanan?”
- “Apakah saya masih kuat memasak?”
- “Harus pesan makanan apa sekarang?”
Semua kebutuhan tersebut sudah dipikirkan sebelumnya. Kamu hanya perlu mengambil makanan yang telah disediakan sesuai kebutuhan.
Nutrisi Penting yang Dibutuhkan Saat Masa Recovery
Tidak harus selalu memilih makanan yang mahal atau sulit ditemukan. Prinsip utamanya adalah membuat menu yang beragam sehingga kebutuhan tubuh terhadap protein, karbohidrat, vitamin, mineral, serat, dan nutrisi lainnya dapat terpenuhi.
Baca juga: 5 Makanan yang Mampu Mempercepat Pemulihan Pasca Operasi Plastik
Berikut beberapa nutrisi yang penting diperhatikan selama masa pemulihan:
1. Protein untuk Mendukung Perbaikan Jaringan
Protein menjadi salah satu nutrisi yang perlu diperhatikan setelah operasi plastik. Tubuh menggunakan asam amino dari protein untuk membentuk dan memperbaiki jaringan yang mengalami kerusakan selama prosedur.
Asupan protein yang cukup juga bantu mempertahankan massa otot ketika aktivitas fisik masih terbatas selama masa recovery. Itulah sebabnya, sumber protein sebaiknya tetap tersedia dalam menu harian setelah operasi.
Kamu tidak harus mengandalkan satu sumber protein saja. Mengombinasikan protein hewani dan nabati dapat membuat pilihan makanan lebih beragam sehingga menu selama recovery tidak terasa membosankan.
2. Probiotik untuk Menunjang Kesehatan Pencernaan
Kesehatan pencernaan juga perlu diperhatikan selama masa pemulihan. Perubahan aktivitas, pola makan, serta penggunaan obat tertentu setelah operasi dapat memengaruhi kondisi saluran pencernaan.
Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan ketika dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai.
Saat memilih produk probiotik, perhatikan kandungan gula tambahan dan pastikan produk disimpan sesuai petunjuk.
Selain probiotik, makanan yang mengandung serat juga dapat mendukung kesehatan pencernaan. Serat bisa diperoleh dari buah, sayuran, gandum utuh, kacang-kacangan, serta sumber nabati lainnya.
3. Karbohidrat sebagai Sumber Energi
Karbohidrat sering kali dianggap sebagai makanan yang perlu dibatasi setelah operasi. Padahal, tubuh tetap membutuhkan energi selama masa recovery, termasuk energi untuk menjalankan berbagai proses pemulihan.
Karbohidrat merupakan salah satu sumber energi utama tubuh. Memilih sumber karbohidrat yang lebih kaya serat dan zat gizi dapat menyediakan energi sekaligus membuat menu lebih seimbang.
Beberapa sumber karbohidrat dapat diolah menjadi makanan yang lembut dan lebih mudah dikonsumsi, sebab kondisi pasca operasi (terutama pasca tindakan face contouring) hanya memungkinkan kamu mengonsumsi makanan berbentuk bubur.
4. Vitamin C untuk Mendukung Pembentukan Kolagen
Vitamin C juga termasuk nutrisi yang penting selama proses pemulihan luka. Tubuh membutuhkan vitamin C dalam proses pembentukan kolagen, yaitu protein yang menjadi bagian penting dari kulit, jaringan ikat, dan berbagai struktur tubuh lainnya.
Buah dan sayuran dapat menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan vitamin C sehari-hari. Mengonsumsi buah secara langsung juga dapat menjadi pilihan camilan yang praktis selama recovery. Sementara itu, sayuran bisa ditambahkan ke dalam sup, tumisan, atau menu utama lainnya.
5. Vitamin dan Mineral untuk Mendukung Fungsi Tubuh
Selain vitamin C, tubuh membutuhkan berbagai vitamin dan mineral untuk menjalankan fungsi normal selama masa pemulihan. Kekurangan zat gizi tertentu dapat memengaruhi kondisi tubuh, sehingga pola makan yang beragam tetap penting.
Daripada berfokus hanya pada satu jenis makanan, usahakan menu recovery terdiri dari beberapa kelompok makanan. Dengan begitu, asupan zat gizi yang diperoleh juga lebih beragam.
6. Cairan untuk Bantu Penuhi Kebutuhan Hidrasi
Selain makanan, kebutuhan cairan juga perlu diperhatikan selama masa recovery. Air bantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mendukung berbagai fungsi tubuh.
Sediakan air minum di tempat yang mudah dijangkau agar kamu tidak perlu sering bangun atau berjalan jauh hanya untuk mengambil minum. Kamu juga dapat memperoleh cairan dari makanan tertentu seperti sup dan buah yang memiliki kandungan air tinggi.
Tetap ikuti petunjuk dokter apabila kamu memiliki aturan khusus mengenai jumlah cairan yang boleh dikonsumsi.
Recovery Lebih Nyaman Bersama Beutrip
Ingin menjalani operasi plastik di Korea tanpa repot mengurus semuanya sendiri? Beutrip hadir sebagai medical concierge yang akan mendampingi kamu mulai dari waktu persiapan sebelum operasi hingga masa recovery.
Apa saja yang akan difasilitasi oleh Beutrip? Yaitu mulai dari konsultasi dan registrasi jadwal operasi, airport pick-up, kebutuhan tempat tinggal selama di Korea, hingga bantu membelikan obat, semua dapat difasilitasi oleh tim Beutrip.
Jadi, kamu bisa lebih tenang menjalani prosedur dan fokus pada masa recovery hingga saatnya kembali ke Indonesia. Konsultasi dengan Beutrip sekarang untuk cari tahu prosedur apa yang kamu butuhkan, yuk!