Hubungi Kami

Obat Bengkak Pasca Operasi: Step by Step Cara Meminumnya

Bengkak pasca operasi, terutama setelah operasi plastik, merupakan bagian yang umum dalam proses pemulihan. Di Korea, pasien biasanya mengenal berbagai pilihan untuk mengurangi pembengkakan, mulai dari ampul cair yang diminum, obat herbal, minuman berbahan alami, hingga krim untuk pemakaian luar. 

Berikut ulasan selengkapnya beserta step by step cara meminum obat bengkak pasca operasi!

Apa Saja Obat dan Suplemen Pereda Bengkak Pasca Operasi?

Setelah menjalani operasi, khususnya prosedur pada wajah seperti operasi hidung, face contouring, atau facelift, pasien biasanya mencari cara untuk mengatasi pembengkakan dan memar selama masa recovery. Di Korea, apotek atau yakguk menyediakan sejumlah produk yang memang populer digunakan dalam rangkaian pemulihan.

Baca juga: Must to Visit: 5 Apotek di Korea yang Terlengkap dan Terjangkau

Berikut beberapa pilihan yang cukup dikenal di Korea:

1. Elas-A dan New Vein dalam Bentuk Ampul Cair

Salah satu pilihan yang paling sering ditemukan di apotek Korea adalah cairan dalam kemasan ampul. Produk ini praktis dikonsumsi sehingga cukup populer di kalangan pasien yang baru menjalani operasi plastik.

Elas-A (엘라스에이)

Elas-A merupakan cairan ampul yang mengandung troxerutin. Bahan ini termasuk turunan flavonoid yang digunakan dalam produk untuk membantu mendukung kondisi pembuluh darah dan sirkulasi vena.

Dalam konteks pemulihan setelah operasi, Elas-A banyak dikenal untuk membantu mengurangi edema atau penumpukan cairan pada jaringan. Dengan mendukung fungsi pembuluh darah dan sirkulasi, cairan yang menumpuk di jaringan diharapkan dapat lebih mudah ditangani oleh tubuh.

Beberapa hal yang membuat Elas-A populer antara lain:

  • Berbentuk cair sehingga praktis diminum.
  • Mengandung troxerutin sebagai bahan aktif.
  • Banyak digunakan dalam rangkaian pemulihan setelah tindakan operasi plastik di Korea.
  • Umumnya dapat ditemukan di apotek Korea atau yakguk.
  • Sering dijual bersama produk cair lain dalam satu paket pemulihan.

Meski populer, Elas-A bukan berarti cocok untuk semua pasien. Kondisi kesehatan, obat lain yang sedang dikonsumsi, serta jenis operasi yang baru dijalani tetap perlu dipertimbangkan sebelum menggunakannya.

New Vein (뉴베인)

New Vein juga merupakan produk cair yang dikonsumsi setelah tindakan medis. Fokus utamanya adalah membantu sirkulasi vena dan perifer sehingga tubuh dapat menangani edema atau pembengkakan dengan lebih baik.

Produk ini berbeda dari Elas-A dari sisi formulasi dan komposisinya. Keduanya memang sering ditemukan dalam konteks pemulihan pasca operasi, tapi bukan berarti keduanya harus selalu diminum bersamaan.

New Vein umumnya bisa dicari di:

  • Apotek Korea atau yakguk.
  • Apotek yang berada di sekitar kawasan klinik.
  • Paket pemulihan yang disiapkan setelah operasi tertentu.

Jika dokter atau apoteker memberikan beberapa jenis ampul sekaligus, ikuti petunjuk dosis dan waktu konsumsi yang diberikan. Jangan menambahkan produk lain hanya berdasarkan rekomendasi dari media sosial.

Baca juga: 5 Perawatan Pasca Operasi Plastik yang Ditawarkan Klinik di Korea

2. Herbchoke-S atau Herbchoke

Pilihan lain yang cukup dikenal adalah Herbchoke-S atau Herbchoke (허브초크). Produk ini menggunakan ekstrak artichoke dan lebih banyak dikaitkan dengan dukungan terhadap metabolisme tubuh serta fungsi aliran darah.

Setelah operasi, tubuh membutuhkan waktu untuk memproses berbagai perubahan yang terjadi akibat tindakan bedah. Produk berbahan herbal seperti Herbchoke sering dimasukkan ke dalam rangkaian minuman pemulihan yang dikonsumsi bersama produk lain.

Herbchoke dapat menjadi pilihan bagi pasien yang mencari produk berbentuk cair dengan bahan herbal. Namun, status dan aturan penggunaan suatu produk dapat berbeda sehingga penting membedakan produk herbal atau suplemen dari obat yang diresepkan dokter.

Jika kamu menjalani operasi di Korea melalui klinik, tanyakan kepada tim medis apakah produk tersebut memang sesuai dengan prosedur yang kamu jalani sebelum membelinya.

3. FaceLiner, Minuman untuk Mendukung Recovery

Selain ampul, ada pula minuman yang secara khusus dipasarkan untuk bantu proses pemulihan setelah prosedur kecantikan. Salah satunya adalah FaceLiner.

FaceLiner dikenal sebagai no-swelling drink yang dikembangkan di Korea dan ditujukan untuk mendukung pemulihan dari pembengkakan setelah prosedur seperti face contouring, operasi hidung, dan facelift.

Produk ini dipasarkan dengan formulasi yang tidak menggunakan pewarna, pewangi, gula, maupun pengawet sintetis. Dalam praktik pemulihan tertentu di Korea, FaceLiner juga dapat digunakan sebagai dasar atau “pelarut” untuk campuran cairan lain yang direkomendasikan oleh klinik.

Hal tersebut membuat penggunaannya sedikit berbeda dari ampul yang langsung diminum sebagai produk tunggal. Jika FaceLiner digunakan untuk dicampur dengan produk lain, pasien sebaiknya mengikuti instruksi dari dokter atau apoteker di apotek tempat kamu membeli obat.

Baca juga: Klinik Bedah Plastik di Korea Tidak Memberikan Obat Langsung ke Pasien, Kenapa?

4. Dangguisusan sebagai Pilihan Herbal

Bagi pasien yang tertarik dengan pengobatan tradisional Korea, terdapat pula Dangguisusan (단귀수산). Produk ini termasuk obat herbal tradisional yang dapat ditemukan dalam bentuk pil kecil maupun cairan herbal.

Dangguisusan secara tradisional digunakan dalam konteks kondisi yang berkaitan dengan blood stasis atau darah yang mengalami perlambatan aliran setelah trauma. 

Dalam penggunaannya setelah operasi, produk ini dikaitkan dengan penanganan memar dan rasa nyeri yang muncul setelah cedera atau tindakan bedah.

5. ReEnSta untuk Mengatasi Memar dan Edema

Pilihan herbal lainnya adalah ReEnSta atau Remove Edema & Stasis. Produk ini menggunakan kombinasi bahan herbal, termasuk Safflower atau Honghua dan Moutan Bark atau Mudanpi.

Formulasi tersebut dikaitkan dengan pendekatan tradisional untuk menangani memar dan pembengkakan yang muncul setelah tindakan bedah plastik.

Dibandingkan produk yang fokus pada sirkulasi vena, ReEnSta lebih sering ditempatkan dalam kategori formula herbal untuk bantu proses pemulihan memar dan pembengkakan.

6. Hobakjeup atau Pumpkin Juice

Selain obat dan produk apotek, masyarakat Korea juga mengenal Hobakjeup (호박즙), yaitu sari atau jus labu yang pekat. Minuman ini cukup lekat dengan budaya pemulihan setelah operasi maupun persalinan.

Labu mengandung berbagai nutrisi, termasuk kalium. Kalium berperan dalam keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh. Inilah salah satu alasan minuman berbahan labu sering dikaitkan dengan upaya membantu tubuh mengatur kelebihan cairan.

Namun, penting untuk dipahami bahwa Hobakjeup merupakan minuman pangan, bukan pengganti obat yang diberikan dokter. Efeknya juga tidak dapat disamakan dengan obat yang memiliki bahan aktif dan dosis tertentu.

7. Noblue Gel untuk Penggunaan dari Luar

Tidak semua produk pemulihan harus diminum. Ada pula produk yang digunakan langsung pada permukaan kulit, salah satunya Noblue Gel.

Noblue Gel merupakan gel yang dipasarkan di apotek Korea dengan basis heparinoid. Produk topikal seperti ini digunakan pada area luar untuk menangani tampilan memar dan pembengkakan lokal.

Sebelum mengoleskan gel pada area operasi, ada satu hal penting yang harus diperhatikan: jangan langsung mengaplikasikan produk pada luka operasi yang masih terbuka, jahitan, atau area yang belum diizinkan dokter untuk terkena produk topikal.

Kenapa Obat Ampul dan FaceLiner Dijual dalam Paket di Apotek Korea?

Di Korea, kamu mungkin akan menemukan obat untuk mengatasi bengkak setelah operasi dalam bentuk paket, terutama kombinasi ampul seperti Elas-A dengan minuman FaceLiner.

Cara penjualan seperti ini cukup umum dijumpai di apotek yang berada di sekitar kawasan klinik kecantikan. 

Baca juga: 10 Rekomendasi Produk Kecantikan Pasca Operasi Plastik di K-Pharmacy

Namun, paket tersebut bukan berarti satu “obat wajib” yang harus dikonsumsi semua pasien setelah operasi. Kombinasi produk biasanya dibuat berdasarkan fungsi masing-masing, bentuk sediaan, serta kebiasaan pemulihan yang berkembang di klinik dan apotek Korea.

1. Kombinasi Ampul dan FaceLiner Punya Peran Berbeda

Alasan utama kedua produk tersebut sering dijual bersamaan adalah keduanya tidak sepenuhnya memiliki fungsi yang sama.

Elas-A merupakan obat cair dalam bentuk ampul dengan kandungan utama troxerutin. Produk resmi dari produsennya mencantumkan troxerutin 3.500 mg dalam setiap ampul 7 mL dan penggunaannya sebagai obat untuk gangguan sirkulasi vena dan limfatik tertentu. 

Aturan penggunaan pada orang dewasa yang tercantum pada informasi produk adalah satu ampul sekali sehari, diminum secara oral yang biasanya dicampur bersama dengan FaceLiner.

FaceLiner merupakan minuman obat yang dikonsumsi satu botol per hari selama 10 hari.

Dengan demikian, ketika keduanya ditawarkan dalam satu paket, konsepnya bukan sekadar “dua obat dengan fungsi sama”, melainkan menggabungkan antara produk obat dan minuman pendamping dalam satu rangkaian pemulihan.

2. Mengapa Apotek Menawarkan Paket?

Ada beberapa alasan praktis mengapa pasien bisa menemukan kombinasi tersebut dalam satu paket, yaitu:

a. Lebih praktis untuk pasien pasca operasi

Pasien yang baru menjalani operasi biasanya tidak ingin mencari produk satu per satu. Paket memungkinkan mereka mendapatkan beberapa produk pemulihan sekaligus dalam satu kali pembelian.

Contohnya, satu paket dapat berisi:

  • Beberapa ampul Elas-A untuk dikonsumsi sesuai aturan.
  • FaceLiner dalam jumlah tertentu untuk diminum selama masa recovery.
  • Kemasan yang sudah disusun berdasarkan durasi penggunaan.
  • Petunjuk penggunaan dari apotek atau tenaga kesehatan.

Cara seperti ini juga memudahkan pasien yang sedang tinggal sementara di Korea untuk menjalani operasi. Mereka tidak perlu kembali ke apotek setiap kali persediaan salah satu produk habis.

b. Jumlahnya dapat disesuaikan dengan periode pemulihan

FaceLiner, misalnya, dipasarkan sebagai produk yang diminum satu botol per hari selama 10 hari.

Sementara itu, Elas-A tersedia dalam kemasan satu ampul maupun 10 ampul. Informasi resmi produsennya mencantumkan ukuran 7 mL × 1 ampul dan 7 mL × 10 ampul.

Hal ini membuat apotek lebih mudah menyusun kombinasi berdasarkan jumlah hari yang dibutuhkan pasien. Jadi, istilah “paket” tidak selalu berarti satu produk baru dengan formula khusus, melainkan bisa berupa beberapa produk yang dikemas atau ditawarkan bersama untuk kebutuhan recovery yang lebih maksimal.

3. Elas-A Sering Menjadi Bagian dari Paket Pemulihan

Dari beberapa produk yang tersedia, Elas-A cukup dikenal dalam konteks pemulihan setelah prosedur kecantikan. Bentuknya berupa ampul kaca berisi cairan.

Elas-A adalah obat yang diminum.

Bentuk ampul dipilih sebagai wadah cairan, sehingga cara menggunakannya memang berbeda dari tablet atau kapsul. Ampul kaca tersebut perlu dibuka terlebih dahulu sebelum isinya diminum.

Karakteristik inilah yang membuat Elas-A sering terlihat dalam paket obat pasca operasi di apotek Korea. Pasien mendapatkan beberapa ampul yang jumlahnya disesuaikan dengan periode konsumsi.

4. Lalu, Apa Fungsi FaceLiner dalam Paket?

FaceLiner menempati posisi yang berbeda. Produk ini bukan ampul obat troxerutin, melainkan minuman yang ditujukan untuk merawat pembengkakan setelah prosedur kecantikan.

FaceLiner sebagai minuman yang dapat digunakan untuk pembengkakan di berbagai area tubuh dan dikonsumsi satu botol per hari selama 10 hari.

FaceLiner juga sering ditemukan bersama Elas-A sebagai satu set.

Artinya, ketika kamu melihat paket yang terdiri dari FaceLiner + ampul, jangan langsung menganggap bahwa keduanya merupakan satu jenis obat. Keduanya merupakan produk berbeda yang ditempatkan dalam satu rangkaian pemulihan.

5. Kenapa Tidak Membeli Ampul Saja?

Secara teori, pasien dapat membeli produk sesuai kebutuhan dan aturan yang berlaku. Namun, paket menjadi praktis apabila seseorang memang membutuhkan lebih dari satu jenis produk.

Misalnya, pasien mendapatkan kombinasi:

Elas-A → obat cair dengan troxerutin
FaceLiner → minuman pendamping untuk masa pemulihan

Dengan membeli paket, pasien tidak perlu menentukan sendiri berapa banyak masing-masing produk yang harus dibeli. Apotek sudah menyiapkan dalam bentuk paket yang lebih praktis dan harga terjangkau.

Hal ini terutama berguna bagi pasien dari luar Korea yang hanya tinggal beberapa hari atau minggu untuk menjalani operasi. Mereka dapat membawa seluruh produk recovery dalam satu pembelian dan mengikuti instruksi penggunaan selama berada di Korea dan bisa dibawa ke negara asal.

Baca juga: Perhatikan! 8 Perawatan Luka Pasca Operasi Plastik di Korea

Step by Step Minum Obat Ampul Pereda Bengkak dengan FaceLiner

Setelah membeli paket pemulihan di apotek Korea, cara mengonsumsinya perlu diperhatikan, terutama jika paket tersebut terdiri dari FaceLiner dan beberapa cairan obat dalam ampul atau botol kecil. 

Pada beberapa paket, cairan obat memang dicampurkan ke dalam FaceLiner sebelum diminum. Berikut step by step cara meminumnya:

1. Siapkan FaceLiner dan Obat dalam Paket

Sebelum mulai, siapkan seluruh isi paket di tempat yang bersih dan pastikan kamu sudah mengetahui mana botol FaceLiner dan mana cairan obat yang akan dicampurkan.

Biasanya, kamu akan menemukan:

  • Satu botol FaceLiner sebagai cairan dasar.
  • Satu atau lebih botol/ampul berisi cairan obat.
  • Petunjuk penggunaan dari apotek atau klinik.

Untuk obat berbentuk ampul kaca seperti Elas-A, perhatikan kemasannya sebelum dibuka (tidak boleh ada yang pecah). Jangan membuka ampul dengan terburu-buru. Buka di kedua sisinya untuk memudahkan cairan obat keluar dari wadah ampul.

2. Kocok FaceLiner Terlebih Dahulu

Langkah pertama adalah mengambil botol FaceLiner, kemudian kocok terlebih dahulu agar isi di dalamnya tercampur merata.

Setelah itu, buka botol dan minum sekitar 2 – 3 teguk terlebih dahulu. Jangan langsung menghabiskan seluruh isinya pada tahap ini.

Tujuannya adalah memberikan ruang di dalam botol untuk memasukkan cairan obat dari produk lain. Dengan begitu, obat yang sudah dituangkan nantinya dapat tercampur dengan FaceLiner sebelum diminum.

3. Tuangkan Obat Pertama ke Dalam FaceLiner

Setelah beberapa teguk FaceLiner diminum, ambil botol obat pertama yang terdapat dalam paket.

Buka tutupnya dengan hati-hati, lalu tuangkan seluruh isi obat ke dalam botol FaceLiner.

Jika obat yang digunakan berupa ampul kaca seperti Elas-A, pastikan seluruh cairan sudah masuk ke dalam botol. Beberapa kemasan ampul oral memang dirancang untuk dibuka pada kedua ujungnya agar cairan dapat keluar.

Perhatikan beberapa hal berikut:

  • Jangan menggunakan ampul yang sudah pecah atau kemasannya rusak.
  • Hindari menyentuh bagian cairan dengan tangan.
  • Pastikan seluruh isi obat masuk ke dalam FaceLiner.
  • Jangan mengganti FaceLiner dengan minuman lain jika petunjuk paket secara khusus mengharuskan pencampuran dengan FaceLiner.

4. Masukkan Obat Kedua

Setelah obat pertama masuk ke dalam botol, lanjutkan dengan obat kedua apabila paket yang kamu beli memang terdiri dari dua jenis cairan tambahan.

Buka botol obat kedua, kemudian tuangkan seluruh isinya ke dalam botol FaceLiner yang sama.

Langkah ini sesuai dengan pola penggunaan paket pemulihan yang beredar di Korea, di mana beberapa produk obat cair dapat dikombinasikan sebelum diminum. 

5. Kocok Kembali Sampai Tercampur

Setelah semua cairan obat sudah dimasukkan ke dalam FaceLiner, tutup kembali botolnya.

Kemudian, kocok botol sampai seluruh cairan tercampur dengan baik.

Pastikan tidak ada cairan obat yang masih tertinggal di ampul atau menempel di bagian dalam botol. Bila perlu, periksa kembali isi kemasan sebelum membuang wadahnya.

Tahap pencampuran ini penting karena produk memang dirancang untuk dikonsumsi sebagai satu campuran. 

6. Minum Setelah Semua Bahan Tercampur

Setelah dikocok, campuran tersebut diminum sekaligus, bukan disimpan untuk diminum beberapa jam kemudian.

Urutan sederhananya menjadi:

Kocok FaceLiner → minum 2 – 3 teguk → masukkan obat pertama → masukkan obat kedua → kocok kembali → minum sampai habis.

Jangan sengaja menyisakan sebagian campuran untuk diminum nanti. Jangan membuat satu botol untuk diminum sedikit demi sedikit sepanjang hari. 

7. Jangan Menambah atau Mengurangi Dosis Secara Mandiri

Meski bentuknya berupa cairan yang mudah diminum, dosis tetap perlu diperhatikan. Jangan menambahkan satu ampul lagi hanya karena merasa bengkak masih terlihat.

Elas-A, misalnya, memiliki aturan dosis resmi untuk orang dewasa sebesar satu ampul 7 mL sekali sehari. Produk tersebut juga memiliki peringatan dan kondisi tertentu yang perlu diperhatikan sebelum digunakan.

Oleh karena itu, jika pembengkakan masih cukup besar setelah operasi, langkah yang tepat bukan meningkatkan dosis sendiri. Hubungi dokter atau apoteker yang menangani kamu untuk mengetahui apakah kondisi tersebut masih sesuai dengan proses recovery atau membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Sebagai medical concierge, Beutrip siap mendampingi kamu dari sebelum operasi hingga masa recovery di Korea. Mulai dari proses konsultasi dan persiapan operasi, menemani selama masa pemulihan, hingga bantu mengurus obat yang kamu perlukan di apotek. 

Baca juga: Operasi Plastik di Korea: Bagaimana Beutrip Membantu Pasien dari Indonesia?

Tim Beutrip juga akan tetap mendampingi kamu sampai waktu kepulangan ke Indonesia. Jadi, berangkat operasi sendiri ke Korea nggak perlu khawatir, ada Beutrip yang siap menjadi beauty bestie kamu. Konsultasi dengan Beutrip sekarang, yuk!

Obat Bengkak Pasca Operasi: Step by Step Cara Meminumnya

Price Enquiry

Get ready for your transformation