Hubungi Kami

Apa Penyebab Rambut Rontok? Ini Solusi untuk Mengatasinya!

Penyebab rambut rontok parah sering kali jadi pertanyaan besar, terutama ketika rambut mulai menipis, mudah patah, dan rontok lebih banyak dari biasanya. 

Setiap orang bisa kehilangan sekitar 50 –100 helai rambut per hari, namun ketika rambut rontok terjadi secara berlebihan, berlangsung lama, atau disertai penipisan yang terlihat jelas, kamu perlu waspada. 

Agar tidak salah langkah dalam mengatasinya, penting untuk memahami apa saja penyebab, gejala, serta solusi yang tepat, baik secara alami maupun dengan perawatan medis modern seperti mesotherapy. Yuk, simak!

Penyebab Rambut Rontok yang Perlu Diwaspadai

Rambut rontok parah tidak terjadi begitu saja tanpa alasan. Ada berbagai faktor yang bisa mengganggu siklus pertumbuhan rambut dan membuat folikel melemah secara perlahan. Mulai dari faktor internal seperti hormon dan genetik, hingga kebiasaan sehari-hari yang sering tidak disadari, berikut beberapa penyebab rambut rontok yang paling sering dialami:

  • Faktor keturunan (genetik)

Salah satu penyebab rambut rontok yang paling umum adalah faktor keturunan. Kondisi ini dikenal sebagai alopecia androgenik, yang bisa terjadi pada pria maupun wanita. Pada pria, kerontokan biasanya ditandai dengan garis rambut yang semakin mundur atau munculnya area botak di bagian atas kepala. 

Sementara pada wanita, rambut cenderung menipis secara perlahan di area ubun-ubun tanpa menyebabkan kebotakan total. Kerontokan akibat faktor genetik biasanya terjadi bertahap dan berkaitan erat dengan pertambahan usia serta pengaruh hormon androgen.

  • Perubahan hormonal dan kondisi medis

Perubahan hormon memiliki pengaruh besar terhadap siklus pertumbuhan rambut. Kehamilan, melahirkan, menopause, hingga gangguan tiroid dapat memicu kerontokan rambut sementara maupun permanen. 

Pada wanita yang baru melahirkan, misalnya, kadar estrogen yang menurun drastis setelah persalinan dapat menyebabkan rambut memasuki fase rontok secara bersamaan. Selain itu, kondisi medis seperti alopecia areata yang berkaitan dengan sistem imun, infeksi jamur pada kulit kepala, serta gangguan mencabut rambut (trikotilomania) juga dapat menyebabkan rambut rontok dalam jumlah signifikan.

  • Stres berkepanjangan

Stres tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga berpengaruh besar pada kesehatan rambut. Stres berkepanjangan dapat memicu kondisi ketika banyak rambut masuk ke dalam fase rontok secara bersamaan. 

Menurut American Hairloss Council, kondisi ini cukup sering dialami wanita, terutama setelah mengalami tekanan emosional, trauma fisik, atau perubahan hormon seperti menopause. Kerontokan akibat stres bisa bersifat akut maupun kronis, tergantung pada seberapa lama dan seberapa berat stres yang dialami.

  • Kekurangan nutrisi

Asupan nutrisi yang tidak mencukupi sering kali menjadi penyebab rambut rontok yang tidak disadari. Rambut membutuhkan protein, zat besi, zinc, vitamin B kompleks, dan berbagai mikronutrien lainnya untuk tumbuh kuat dan sehat. 

Kekurangan zat besi, misalnya, dapat mengganggu suplai oksigen ke folikel rambut. Begitu pula dengan kekurangan protein yang membuat rambut menjadi rapuh dan mudah patah. Dalam banyak kasus, pemeriksaan darah diperlukan untuk mengetahui defisiensi nutrisi yang menjadi penyebab utama kerontokan.

  • Penggunaan obat-obatan tertentu

Beberapa jenis obat diketahui memiliki efek samping berupa rambut rontok. Obat untuk kanker, tekanan darah tinggi, radang sendi, depresi, hingga gangguan jantung dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut. 

Kerontokan akibat obat-obatan umumnya bersifat sementara dan akan membaik setelah penggunaan obat dihentikan atau diganti. Namun, jika kerontokan berlangsung lama, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengambil keputusan apa pun.

  • Perawatan rambut dan gaya hidup yang kurang tepat

Kebiasaan menata rambut secara berlebihan, seperti mengikat rambut terlalu kencang, sering mencatok, mewarnai rambut, atau melakukan perawatan kimia keras dapat merusak batang dan akar rambut. Selain itu, masalah kulit kepala seperti ketombe juga dapat memicu rambut rontok jika tidak ditangani dengan tepat.

Gejala Rambut Rontok yang Tidak Boleh Diabaikan

Rambut rontok bisa muncul dengan berbagai tanda, tergantung pada penyebabnya. Salah satu gejala yang paling umum adalah penipisan rambut secara perlahan, terutama di bagian atas kepala. Selain itu, beberapa orang mengalami kerontokan berbentuk lingkaran atau plak-plak botak yang jelas terlihat.

Gejala lainnya adalah rambut rontok secara tiba-tiba dalam jumlah banyak, misalnya saat menyisir atau keramas. Pada kondisi tertentu, rambut rontok juga dapat terjadi di seluruh tubuh, seperti pada pasien yang menjalani kemoterapi. Tanda lain yang perlu diwaspadai adalah munculnya plak bersisik di kulit kepala yang disertai rasa gatal hebat, yang sering menjadi indikasi infeksi jamur.

Tips Pencegahan Rambut Rontok Sejak Dini

Cara agar rambut tidak rontok sebenarnya bisa dimulai dari kebiasaan sederhana sehari-hari. Perawatan yang tepat dan pola hidup sehat berperan besar dalam menjaga kekuatan rambut serta kesehatan kulit kepala. Berikut beberapa tips pencegahan rambut rontok yang bisa diterapkan sejak dini:

  • Hindari menarik dan memelintir rambut

Kebiasaan menarik atau memelintir rambut, baik saat stres maupun tanpa sadar, dapat menyebabkan rambut mudah patah. Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini dapat merusak akar rambut dan memperparah kerontokan.

  • Jangan mengikat rambut terlalu kencang

Mengikat rambut terlalu kencang dapat menarik rambut dari akarnya dan memicu kerontokan. Pilih ikatan rambut yang longgar dan hindari gaya rambut yang memberi tekanan berlebih pada kulit kepala.

  • Gosok rambut dengan lembut saat keramas

Menggosok rambut terlalu keras saat keramas dapat merusak batang rambut dan kulit kepala. Sebaiknya gosok dan pijat kulit kepala dengan lembut menggunakan ujung jari, bukan kuku, agar sirkulasi darah tetap lancar tanpa melukai kulit kepala.

  • Gunakan sisir bergigi jarang

Sisir dengan gigi rapat dapat meningkatkan risiko rambut patah, terutama saat rambut dalam kondisi basah. Sisir bergigi jarang membantu mengurangi tarikan berlebih dan menjaga rambut tetap utuh.

  • Penuhi kebutuhan nutrisi harian

Rambut yang sehat berawal dari tubuh yang sehat. Pastikan asupan protein, vitamin, dan mineral tercukupi melalui pola makan seimbang. Jika perlu, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui kebutuhan nutrisi yang sesuai.

Cara Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami

Selain perawatan medis, banyak orang memilih cara alami untuk bantu mengurangi rambut rontok. Apa saja bahan-bahan yang bisa digunakan? Ini dia jawabannya:

  • Lidah buaya

Lidah buaya dikenal mampu menutrisi kulit kepala dan merangsang pertumbuhan rambut berkat kandungan vitamin A, D, protein, dan zat besi. Penggunaan rutin gel lidah buaya dapat membantu memperkuat akar rambut dan mengurangi kerontokan.

  • Minyak zaitun

Minyak zaitun kaya akan vitamin dan antioksidan yang membantu menjaga kelembapan rambut serta kulit kepala. Pijatan lembut menggunakan minyak zaitun juga dapat meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala.

  • Santan

Santan mengandung zinc, vitamin E, dan vitamin B6 yang berperan penting dalam menjaga kekuatan rambut. Masker santan dapat membuat rambut lebih halus dan tidak mudah rontok.

  • Yoghurt

Yoghurt kaya akan protein, kalsium, dan vitamin D yang membantu menguatkan akar rambut. Selain itu, yoghurt juga membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme di kulit kepala.

  • Bawang dan madu

Kandungan sulfur dalam bawang dipercaya mampu merangsang pertumbuhan rambut. Kombinasi dengan madu membantu menjaga kelembapan kulit kepala dan mengurangi iritasi.

  • Alpukat

Alpukat mengandung protein alami dan lemak sehat yang membantu memperbaiki kondisi rambut rusak serta menjaga kesehatan kulit kepala.

Atasi Rambut Rontok dengan Solusi Instan: Mesotherapy

Ketika perawatan alami dan perubahan gaya hidup belum memberikan hasil yang optimal, solusi medis bisa menjadi pilihan. Salah satu metode yang cukup populer untuk mengatasi rambut rontok secara lebih cepat adalah mesotherapy. Simak penjelasannya berikut ini:

Apa itu mesotherapy rambut?

Mesotherapy rambut adalah prosedur medis minimal invasif yang berfokus pada perbaikan kondisi folikel rambut. Dengan meningkatkan mikrosirkulasi kulit kepala, nutrisi dapat terserap lebih optimal sehingga lingkungan pertumbuhan rambut menjadi lebih sehat.

Mesotherapy jadi salah satu solusi modern yang banyak dipilih untuk mengatasi rambut rontok secara instan. Perawatan ini dilakukan dengan menyuntikkan mikro bahan aktif langsung ke kulit kepala. Zat yang digunakan dapat berupa vitamin, mineral, asam amino, growth factor, hingga obat-obatan tertentu yang bertujuan memperlambat kerontokan dan merangsang pertumbuhan rambut.

Manfaat mesotherapy

Manfaat mesotherapy antara lain membantu menghentikan kerontokan rambut, meningkatkan kepadatan dan ketebalan rambut, memperbaiki hidrasi kulit kepala, serta meningkatkan sirkulasi darah. Perawatan ini juga membantu memperkuat diameter rambut sehingga tampak lebih tebal dan sehat.

Prosedur mesotherapy

Setiap sesi mesotherapy biasanya berlangsung sekitar 30 menit. Tidak diperlukan persiapan khusus, dan pasien dapat kembali beraktivitas setelah perawatan. Namun, disarankan untuk menghindari paparan sinar matahari langsung, olahraga berat, dan penggunaan topi setelah sesi perawatan.

Berapa sesi mesotherapy yang dibutuhkan?

Dilansir dari mesoestetic.com, jumlah sesi mesotherapy bergantung pada kondisi masing-masing individu. Namun, umumnya dibutuhkan sekitar 10 sesi yang dilakukan dengan interval sekitar 15 hari. Hasil perawatan dapat bertahan hingga satu tahun dengan sesi lanjutan untuk mempertahankan hasilnya.

Beberapa Varian Mesotherapy Rambut yang Umum Digunakan

Mesotherapy rambut tidak hanya terdiri dari satu jenis bahan aktif. Saat ini, ada beberapa varian mesotherapy yang digunakan sesuai dengan penyebab rambut rontok dan kondisi kulit kepala masing-masing individu. Berikut penjelasan singkatnya:

  • Platelet-Rich Plasma (PRP) Mesotherapy

PRP mesotherapy menggunakan platelet-rich plasma yang diambil dari darah pasien sendiri. Plasma ini kaya akan growth factor yang berperan penting dalam regenerasi sel dan peningkatan aliran darah ke folikel rambut. 

Prosedurnya dimulai dengan pengambilan darah, kemudian diproses untuk memisahkan plasma kaya trombosit, lalu disuntikkan ke area kulit kepala yang mengalami penipisan.

Berbagai studi menunjukkan bahwa PRP mesotherapy mampu meningkatkan kepadatan dan ketebalan rambut secara signifikan, terutama pada kasus androgenetic alopecia pada pria dan wanita.

  • Polynucleotide Mesotherapy

Polynucleotide mesotherapy termasuk varian yang relatif baru, namun semakin populer karena sifat regeneratifnya. Polynucleotide merupakan fragmen DNA yang mampu merangsang aktivitas fibroblas dan memperbaiki kondisi jaringan kulit kepala. 

Perawatan ini bantu meningkatkan produksi kolagen, elastisitas, serta hidrasi kulit kepala, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi folikel rambut. Mesotherapy jenis ini sangat bermanfaat bagi individu dengan kondisi kulit kepala yang rusak atau kurang optimal.

  • Biotin dan Multivitamin Mesotherapy

Jenis mesotherapy ini mengombinasikan biotin, vitamin B kompleks, asam amino, dan mineral penting untuk menunjang kesehatan rambut. Biotin berperan besar dalam pembentukan keratin, struktur utama batang rambut. Dengan menyuntikkan nutrisi langsung ke kulit kepala, folikel rambut mendapatkan asupan yang lebih maksimal. 

Varian ini sering digunakan sebagai terapi pencegahan atau dikombinasikan dengan metode lain untuk memperkuat hasil perawatan rambut rontok.

  • Hyaluronic Acid Mesotherapy

Hyaluronic acid mesotherapy berfokus pada perbaikan kondisi kulit kepala. Asam hialuronat membantu menjaga kelembapan, meningkatkan sirkulasi darah, serta mendukung produksi kolagen. 

Meskipun tidak secara langsung merangsang pertumbuhan rambut baru, perawatan ini menciptakan lingkungan kulit kepala yang sehat, yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan rambut yang lebih kuat dan optimal.

Rambut rontok memang bisa jadi masalah yang mengganggu, baik secara fisik maupun emosional. Dengan memahami penyebab rambut rontok secara menyeluruh, mengenali gejalanya sejak dini, serta memilih solusi yang tepat, mulai dari perawatan alami hingga mesotherapy, masalah ini dapat ditangani dengan lebih efektif. 

Kunci utamanya adalah konsistensi, perawatan yang tepat, dan konsultasi dengan tenaga profesional agar hasil lebih optimal. Kamu bisa melakukan perawatan rambut rontok di Korea yang terkenal punya metode alami dan tradisional (tanpa hormon, minoxidil, atau steroid), sehingga lebih aman untuk rambut dan kulit kepala. 

Di Korea, kamu juga akan mendapat penanganan yang customized (perawatan akan disesuaikan dengan kondisi setiap pasien). 

Konsultasi dulu aja dengan Beauty Consultant dari Beutrip, agar dapat pengarahan yang lebih jelas dan menyeluruh sebelum memutuskan.