Sedot lemak pipi menjadi salah satu prosedur estetika yang semakin banyak diminati oleh orang yang ingin memiliki wajah lebih proporsional tanpa harus menjalani operasi besar.
Pipi yang terlihat penuh, dagu berlipat (double chin), atau garis rahang yang kurang tegas sering kali dipengaruhi oleh penumpukan lemak, penurunan elastisitas kulit, maupun faktor genetik. Kondisi tersebut terkadang sulit diatasi hanya dengan diet atau olahraga.
Salah satu solusi yang banyak dipilih saat ini adalah Accusculpt atau Acculift. Berikut kita akan bahas tentang prosedur tersebut selengkapnya di bawah ini!
Apa Itu Sedot Lemak Pipi (Accusculpt)?
Sedot lemak pipi dengan teknologi Accusculpt merupakan prosedur pembentukan kontur wajah menggunakan laser khusus yang bertujuan menghancurkan jaringan lemak berlebih sekaligus merangsang pengencangan kulit.
Teknologi ini menggunakan laser dengan panjang gelombang 1.444 nm yang dirancang untuk melelehkan sel lemak secara presisi sehingga area pipi, dagu, maupun garis rahang dapat dibentuk menjadi lebih ramping.
Berbeda dengan sedot lemak konvensional yang hanya berfokus pada pengangkatan lemak, Accusculpt juga memberikan efek skin tightening. Artinya, kulit yang sebelumnya tampak kendur dapat menjadi lebih kencang setelah prosedur dan hasil akhirnya terlihat lebih natural.
Baca juga: Cheekbone Reduction: Solusi untuk Wajah Lebar karena Tulang Pipi Menonjol
Karakteristik Utama Accusculpt
Beberapa karakteristik yang membuat prosedur ini berbeda dari teknik pembentukan wajah lainnya meliputi:
1. Mengencangkan kulit dan membentuk wajah V-line dalam satu prosedur
Salah satu keunggulan utama Accusculpt adalah kemampuannya mengurangi lemak sekaligus memperbaiki kekencangan kulit. Kombinasi ini membuat hasil akhir terlihat lebih proporsional tanpa meninggalkan kesan kulit mengendur setelah lemak berkurang.
Hal tersebut menjadi alasan mengapa prosedur ini banyak dipilih oleh pasien yang menginginkan garis rahang lebih tegas dan bentuk wajah yang lebih ramping tanpa perlu menjalani tindakan bedah yang kompleks.
2. Hasil semi-permanen dengan waktu tindakan yang relatif singkat
Laser Accusculpt menghancurkan sel lemak yang kemudian dikeluarkan dari area perawatan. Sel lemak yang telah dihilangkan tidak akan tumbuh kembali sehingga hasilnya dapat bertahan dalam jangka panjang.
Dengan menjaga berat badan tetap stabil, hasil Accusculpt umumnya dapat bertahan sekitar 5 – 10 tahun. Sementara itu, durasi prosedurnya sendiri relatif singkat, yaitu sekitar 30 – 60 menit tergantung luas area yang ditangani.
3. Memberikan efek pengencangan kulit
Selain mengurangi lemak, panas dari laser juga merangsang produksi kolagen baru. Proses ini membantu meningkatkan elastisitas kulit sehingga wajah tampak lebih kencang setelah pembengkakan mereda.
Efek ini menjadi nilai tambah yang tidak selalu ditemukan pada prosedur pengurangan lemak biasa.
4. Area lemak yang dihilangkan dapat dipilih secara spesifik
Setiap orang memiliki distribusi lemak wajah yang berbeda. Ada yang memiliki pipi penuh, sementara yang lain lebih terganggu oleh double chin atau garis rahang yang kurang tegas.
Teknologi Accusculpt memungkinkan dokter menargetkan area tertentu sesuai kebutuhan pasien sehingga hasil pembentukan wajah menjadi lebih presisi dan tetap mempertahankan proporsi alami wajah.
Siapa yang Cocok Menjalani Sedot Lemak Pipi (Accusculpt)?
Tidak semua orang membutuhkan tindakan ini. Accusculpt lebih ditujukan bagi individu yang memiliki penumpukan lemak lokal atau penurunan elastisitas kulit pada area wajah.
Berikut beberapa kandidat yang umumnya direkomendasikan menjalani prosedur ini:
1. Orang yang memiliki double chin atau kulit kendur di area rahang
Penumpukan lemak di bawah dagu sering membuat batas antara wajah dan leher terlihat kurang jelas. Kondisi tersebut dapat membuat wajah tampak lebih bulat atau terlihat lebih tua.
Accusculpt bantu mengurangi lemak pada area tersebut sekaligus mengencangkan kulit sehingga garis rahang menjadi lebih tegas.
2. Orang dengan pipi yang mulai mengendur
Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen menurun sehingga kulit kehilangan elastisitasnya. Akibatnya, pipi mulai turun dan kontur wajah tidak lagi terlihat jelas.
Laser Accusculpt membantu memperbaiki kondisi tersebut melalui kombinasi penghancuran lemak dan stimulasi kolagen.
3. Orang yang mengalami penurunan elastisitas kulit
Sebagian orang mengalami kulit wajah yang mulai kendur meskipun penumpukan lemak tidak terlalu banyak.
Dalam kondisi ini, efek skin tightening dari laser jadi salah satu alasan utama mengapa Accusculpt sering dipilih dibanding prosedur yang hanya berfungsi mengurangi lemak.
4. Orang yang masih memiliki lemak berlebih setelah prosedur fat graft
Pada beberapa kasus, distribusi lemak setelah tindakan fat graft dapat menjadi kurang merata sehingga masih terdapat area yang tampak lebih penuh.
Accusculpt dapat memperbaiki kontur wajah dengan mengurangi kelebihan lemak secara lebih presisi tanpa memengaruhi area lain.
5. Orang yang mengalami kulit rahang kendur setelah operasi rahang atau botox
Pasien yang pernah menjalani operasi rahang persegi maupun botox terkadang mengalami penurunan kekencangan kulit pada area rahang.
Melalui stimulasi kolagen dan pengurangan lemak yang tersisa, Accusculpt bantu memperbaiki bentuk garis rahang agar terlihat lebih rapi.
6. Orang yang menginginkan masa pemulihan lebih singkat
Banyak orang ingin memperbaiki kontur wajah tetapi tidak memiliki waktu istirahat yang panjang.
Accusculpt menjadi pilihan menarik karena:
- prosedurnya hanya sekitar 30 – 60 menit;
- termasuk tindakan minim invasif;
- menggunakan titik masuk yang sangat kecil;
- pembengkakan dan memar umumnya berlangsung sekitar 1 – 2 minggu;
- bekas tindakan sangat minimal, bahkan beberapa klinik tidak memerlukan jahitan.
Baca juga: Oplas Korea: 5 Prosedur Ringan untuk Waktu Tinggal yang Singkat
Siapa yang Sebaiknya Berkonsultasi Terlebih Dahulu?
Meskipun memiliki banyak keunggulan, keputusan menjalani Accusculpt tetap harus melalui konsultasi dengan dokter yang berpengalaman.
Evaluasi biasanya mencakup beberapa aspek berikut.
- Ketebalan lemak pada area pipi dan dagu.
- Elastisitas kulit.
- Struktur tulang wajah.
- Kondisi otot wajah.
- Riwayat prosedur estetika sebelumnya.
- Harapan pasien terhadap hasil akhir.
Penilaian tersebut penting mengingat bentuk wajah dipengaruhi oleh empat komponen utama, yaitu struktur tulang, otot, lemak, dan kulit. Dokter akan menentukan apakah Accusculpt merupakan pilihan terbaik atau justru diperlukan kombinasi dengan prosedur lain agar hasilnya lebih optimal.
5 Manfaat Sedot Lemak Pipi (Accusculpt)
Berikut beberapa manfaat utama yang bisa diperoleh dari prosedur ini:
1. Membentuk Garis Rahang yang Lebih Tegas dan Proporsional
Salah satu alasan seseorang memilih Accusculpt adalah untuk mendapatkan garis rahang (jawline) yang lebih jelas. Penumpukan lemak di sekitar pipi dan bawah dagu sering kali membuat batas antara wajah dan leher tampak samar sehingga wajah terlihat lebih bulat.
Melalui teknologi laser, dokter dapat mengurangi lemak secara presisi pada area yang memang membutuhkan perbaikan. Hasilnya, kontur wajah menjadi lebih terdefinisi tanpa mengubah karakter alami wajah.
Manfaat ini dapat dirasakan dalam beberapa aspek berikut:
- Membantu menciptakan bentuk wajah yang lebih menyerupai V-line.
- Garis rahang tampak lebih rapi dan simetris.
- Mengurangi kesan wajah yang bulat akibat penumpukan lemak.
- Membuat proporsi wajah terlihat lebih seimbang dari berbagai sudut.
Perubahan kontur ini umumnya sudah mulai terlihat setelah tindakan dilakukan, meskipun hasil akhir akan semakin optimal setelah pembengkakan berkurang.
2. Mengurangi Lemak Berlebih Sekaligus Mengencangkan Kulit
Tidak semua prosedur pengurangan lemak mampu mengatasi kulit yang kendur. Setelah lemak berkurang, kulit yang kehilangan elastisitas justru berisiko terlihat mengendur apabila tidak ditangani dengan baik.
Accusculpt menawarkan keunggulan dengan memperbaiki dua masalah tersebut secara bersamaan. Laser akan melelehkan jaringan lemak berlebih sekaligus menghasilkan panas yang merangsang pembentukan kolagen baru. Proses ini membantu kulit untuk menyesuaikan diri dengan kontur wajah yang baru sehingga tampak lebih kencang.
Kombinasi kedua efek tersebut menjadi salah satu alasan Accusculpt banyak dipilih oleh pasien yang menginginkan perubahan wajah tanpa tampilan yang berlebihan.
3. Memberikan Hasil yang Tahan Lama
Keunggulan lain dari Accusculpt adalah hasilnya yang relatif bertahan lama. Sel lemak yang berhasil dihancurkan dan dikeluarkan melalui prosedur tidak akan terbentuk kembali pada area yang sama.
Selama berat badan tetap terjaga, bentuk wajah yang telah diperoleh dapat bertahan hingga sekitar 5 – 10 tahun. Hal ini menjadikan Accusculpt sebagai pilihan yang lebih praktis dibanding perawatan estetika yang membutuhkan pengulangan dalam waktu singkat.
Agar hasilnya tetap optimal, pasien dianjurkan untuk:
- menjaga berat badan tetap stabil;
- menerapkan pola makan bergizi seimbang;
- rutin berolahraga;
- menjaga kesehatan kulit sesuai anjuran dokter.
Perlu dipahami bahwa kenaikan berat badan yang signifikan tetap dapat menyebabkan sel lemak yang masih tersisa membesar sehingga memengaruhi kontur wajah.
4. Merangsang Produksi Kolagen untuk Efek Peremajaan Wajah
Selain mengurangi lemak, energi laser Accusculpt juga bekerja pada lapisan jaringan di bawah kulit dengan merangsang pembentukan kolagen baru. Kolagen merupakan protein yang berperan penting dalam menjaga kekencangan, elastisitas, dan struktur kulit.
Peningkatan produksi kolagen memberikan manfaat yang tidak hanya terlihat dalam jangka pendek, tetapi juga membantu mempertahankan kualitas kulit dalam jangka panjang.
Efek yang biasanya dirasakan meliputi:
- kulit terasa lebih kencang;
- elastisitas kulit meningkat;
- kontur wajah tampak lebih halus;
- garis rahang terlihat semakin jelas seiring proses penyembuhan;
- wajah tampak lebih segar dan awet muda.
Inilah yang membuat hasil Accusculpt tidak hanya bergantung pada pengurangan lemak, tetapi juga pada proses regenerasi alami kulit setelah tindakan.
5. Prosedur Singkat dengan Masa Pemulihan yang Cepat
Banyak orang menunda prosedur estetika karena khawatir harus beristirahat dalam waktu lama. Accusculpt menjadi alternatif yang menarik karena termasuk tindakan minim invasif dengan waktu pengerjaan yang relatif singkat, yaitu sekitar 30 – 60 menit tergantung kondisi pasien.
Dokter hanya membuat titik masuk yang sangat kecil untuk memasukkan laser sehingga trauma pada jaringan menjadi lebih minimal dibanding operasi konvensional.
Keuntungan dari proses pemulihan yang cepat antara lain:
- sebagian besar pasien dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dalam waktu relatif singkat;
- pembengkakan dan memar umumnya membaik dalam 1 – 2 minggu pertama;
- bekas tindakan sangat kecil dan hampir tidak terlihat setelah sembuh;
- beberapa teknik bahkan tidak memerlukan jahitan sehingga proses penyembuhan menjadi lebih nyaman.
Baca juga: Perawatan Pasca Operasi Plastik: Kapan Boleh Naik Pesawat dari Korea?
Apa Keunggulan Accusculpt Dibanding Tanam Benang?
Accusculpt dan tanam benang sama-sama termasuk prosedur estetika yang bertujuan memperbaiki kontur wajah. Meski demikian, cara kerja keduanya sangat berbeda.
Pemilihan prosedur yang tepat bergantung pada penyebab utama perubahan bentuk wajah. Apabila wajah tampak lebih bulat akibat penumpukan lemak, Accusculpt umumnya menjadi pilihan yang lebih sesuai. Sebaliknya, tanam benang lebih banyak digunakan untuk mengatasi kulit yang kendur tanpa disertai lemak berlebih yang signifikan.
Berikut beberapa keunggulan Accusculpt dibandingkan tanam benang:
1. Mengatasi Akar Permasalahan Berupa Lemak Berlebih
Salah satu perbedaan paling mendasar adalah target tindakan yang dilakukan.
Tanam benang membantu mengangkat jaringan kulit agar terlihat lebih kencang, tetapi tidak menghilangkan timbunan lemak yang menyebabkan pipi tampak besar atau munculnya double chin. Accusculpt justru bekerja langsung pada lapisan lemak menggunakan laser sehingga penyebab utama wajah terlihat bulat dapat diatasi.
Dengan menghilangkan sumber masalahnya, perubahan bentuk wajah akan terlihat lebih nyata dibanding hanya mengangkat jaringan kulit.
2. Mengurangi Lemak dan Mengencangkan Kulit dalam Satu Prosedur
Tanam benang berfungsi memberikan efek lifting, tetapi tidak dirancang untuk menghancurkan jaringan lemak. Sebaliknya, Accusculpt menawarkan dua manfaat sekaligus dalam satu tindakan.
Saat laser melelehkan sel lemak, energi panasnya juga merangsang pembentukan kolagen baru sehingga kulit ikut mengencang selama proses penyembuhan. Kombinasi ini menghasilkan perubahan kontur wajah yang lebih menyeluruh.
Accusculpt mampu mengatasi dua penyebab utama perubahan kontur wajah, yaitu lemak berlebih dan penurunan elastisitas kulit.
3. Hasil Kontur Wajah Lebih Tahan Lama
Perbedaan lain terletak pada ketahanan hasil yang diperoleh.
Pada Accusculpt, sel lemak yang telah dihancurkan dan dikeluarkan tidak akan terbentuk kembali. Selama berat badan tetap stabil, hasil pembentukan kontur wajah dapat bertahan sekitar 5 – 10 tahun.
Sementara itu, efek tanam benang cenderung bergantung pada kondisi benang dan proses penuaan alami kulit. Seiring waktu, benang akan diserap tubuh sehingga efek lifting perlahan berkurang dan pasien mungkin memerlukan tindakan ulang untuk mempertahankan hasilnya.
Bagi orang yang menginginkan perubahan jangka panjang tanpa perawatan berulang dalam waktu dekat, karakteristik ini menjadi salah satu nilai tambah Accusculpt.
Baca juga: Operasi Kontur Wajah: 5 Hal yang Wajib Kamu Ketahui
4. Area Perawatan Dapat Disesuaikan Secara Lebih Presisi
Setiap orang memiliki distribusi lemak wajah yang berbeda. Ada yang hanya memiliki lemak berlebih di pipi, sementara yang lain lebih terganggu oleh double chin atau garis rahang yang tidak rata.
Laser Accusculpt memungkinkan dokter menentukan secara spesifik area mana yang akan dikurangi lemaknya. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas tinggi dalam membentuk kontur wajah sesuai kebutuhan masing-masing pasien.
Keunggulan tersebut memberikan beberapa manfaat, seperti:
- pembentukan wajah lebih personal;
- hasil tampak lebih proporsional;
- lemak hanya dihilangkan pada area yang diperlukan;
- keseimbangan wajah tetap terjaga;
- risiko perubahan bentuk wajah yang berlebihan dapat diminimalkan.
Kemampuan melakukan pembentukan secara presisi menjadi salah satu alasan teknologi laser ini banyak digunakan untuk menciptakan garis rahang yang lebih rapi.
Baca juga: Facelift Adalah Prosedur yang Berbeda dengan Tanam Benang, Apa Bedanya?
Prosedur Sedot Lemak Pipi (Accusculpt) di Korea
Prosedur ini termasuk tindakan minim invasif dengan durasi sekitar 30 – 60 menit. Meskipun relatif singkat, setiap tahap dilakukan secara cermat untuk memastikan lemak berlebih dapat diangkat secara optimal tanpa mengganggu jaringan di sekitarnya.
Berikut tahapan sedot lemak pipi menggunakan teknologi Accusculpt:
1. Konsultasi dan Analisis Struktur Wajah
Tahap pertama adalah konsultasi bersama dokter bedah plastik. Pada sesi ini, dokter tidak hanya menilai ukuran pipi, tapi juga menganalisis empat komponen utama yang memengaruhi bentuk wajah, yaitu struktur tulang, otot wajah, distribusi lemak, elastisitas kulit.
Pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan bahwa pipi yang terlihat besar memang disebabkan oleh penumpukan lemak, bukan karena struktur tulang atau otot yang dominan.
Selain itu, dokter juga akan mengevaluasi beberapa aspek berikut:
- lokasi penumpukan lemak pada wajah;
- tingkat kekenduran kulit;
- keberadaan double chin;
- riwayat prosedur estetika sebelumnya, seperti fat graft, botox, atau operasi rahang;
- harapan pasien terhadap bentuk wajah setelah tindakan.
Dari hasil evaluasi tersebut, dokter akan menentukan area yang akan ditangani menggunakan laser Accusculpt sehingga pembentukan kontur wajah dapat dilakukan secara lebih presisi.
Baca juga: 5 Alasan Wajib Konsultasi ke Dokter Sebelum Operasi Plastik di Korea
2. Persiapan Sebelum Tindakan
Setelah rencana perawatan ditentukan, area wajah akan dibersihkan dan dipersiapkan untuk prosedur.
Dokter kemudian memberikan anestesi lokal agar pasien tetap merasa nyaman selama tindakan berlangsung. Setelah anestesi bekerja, dokter akan menandai area yang akan dikurangi lemaknya, misalnya pada pipi, bawah dagu, garis rahang, area sekitar double chin.
Penandaan ini membantu memastikan pembentukan kontur wajah dilakukan secara simetris dan sesuai dengan hasil yang telah direncanakan saat konsultasi.
3. Pemasukan Larutan dan Laser Accusculpt
Tahap berikutnya merupakan inti dari prosedur.
Dokter akan membuat titik masuk yang sangat kecil, umumnya berada di bawah telinga atau di bawah dagu, sesuai dengan lokasi penumpukan lemak. Ukuran akses ini hanya sebesar lubang jarum sehingga tidak memerlukan sayatan besar seperti operasi plastik konvensional.
Melalui titik tersebut, dokter memasukkan:
- larutan khusus untuk membantu proses penghancuran lemak; dan
- serat laser Accusculpt dengan panjang gelombang 1.444 nm.
Laser kemudian diarahkan secara hati-hati menuju jaringan lemak yang menjadi target perawatan.
Keunggulan teknik ini adalah dokter dapat memilih area yang akan dikurangi lemaknya secara spesifik sehingga hasil pembentukan wajah menjadi lebih presisi dan tetap mempertahankan proporsi alami wajah.
4. Pelelehan dan Pengangkatan Lemak Berlebih
Saat laser diaktifkan, energi yang dihasilkan akan melelehkan sel-sel lemak pada area yang telah ditentukan.
Lemak yang telah mencair kemudian diangkat sehingga volume pipi atau area bawah dagu berkurang. Pengurangan lemak dilakukan secara bertahap agar kontur wajah tetap terlihat alami dan seimbang.
Dengan berkurangnya lemak penyebab wajah tampak bulat, bentuk rahang biasanya mulai terlihat lebih jelas bahkan sebelum proses penyembuhan selesai sepenuhnya.
5. Stimulasi Kolagen untuk Mengencangkan Kulit
Selain menghancurkan lemak, energi panas dari laser juga bekerja pada lapisan jaringan di bawah kulit.
Proses ini merangsang pembentukan kolagen baru yang berfungsi meningkatkan elastisitas dan kekencangan kulit. Efek tersebut sangat penting agar kulit dapat menyesuaikan diri dengan berkurangnya volume lemak sehingga hasil akhir terlihat lebih halus.
Manfaat stimulasi kolagen meliputi:
- membantu kulit tetap rapat setelah lemak berkurang;
- meningkatkan elastisitas kulit;
- membuat garis rahang tampak semakin tegas;
- memberikan efek peremajaan wajah;
- membantu mempertahankan hasil dalam jangka panjang.
Inilah salah satu perbedaan utama Accusculpt dibanding metode yang hanya berfokus pada pengurangan lemak tanpa memberikan efek pengencangan kulit.
6. Masa Pemulihan dan Perawatan Setelah Prosedur
Setelah tindakan selesai, pasien biasanya diperbolehkan pulang pada hari yang sama.
Selama beberapa hari pertama, wajah dapat mengalami pembengkakan dan memar ringan. Kondisi ini merupakan bagian normal dari proses penyembuhan dan umumnya mulai membaik dalam 1 – 2 minggu.
Apabila prosedur menggunakan sayatan kecil, dokter dapat memasang satu jahitan kecil yang biasanya dilepas sekitar tujuh hari setelah tindakan. Namun, pada beberapa teknik Accusculpt modern, prosedur bahkan dapat dilakukan tanpa jahitan sehingga proses pemulihan jadi lebih cepat.
Agar hasil yang diperoleh lebih optimal, pasien umumnya dianjurkan untuk:
- mengikuti seluruh instruksi perawatan dari dokter;
- menghindari aktivitas berat selama masa pemulihan awal;
- menjaga kebersihan area tindakan;
- datang sesuai jadwal kontrol yang telah ditentukan;
- menjaga berat badan tetap stabil agar hasil pembentukan wajah dapat bertahan lebih lama.
Jika kamu berencana menjalani Accusculpt, Acculift, atau prosedur operasi plastik lainnya di Korea, pastikan memilih klinik dan dokter yang tepat agar hasilnya sesuai dengan harapan.
Untuk mempermudah seluruh proses tersebut, kamu bisa memanfaatkan layanan medical concierge dari Beutrip. Tim Beutrip siap membantu mulai dari rekomendasi klinik dan dokter, konsultasi awal, estimasi biaya, mengatur jadwal operasi, hingga pendampingan selama proses perawatan di Korea.
Baca juga: 5 Alasan Layanan Concierge Penting bagi Pasien yang Ingin Berobat ke Luar Negeri
Dengan layanan ini, pasien Indonesia dapat menjalani prosedur estetika di Korea dengan lebih praktis, nyaman, dan tanpa perlu khawatir menghadapi kendala bahasa maupun proses administrasi sendiri.