Hubungi Kami

Jajan Korea: Apa Saja yang Wajib Kamu Coba Saat Liburan?

Liburan ke Korea Selatan rasanya belum lengkap kalau belum berburu jajan Korea di berbagai sudut kota.

Menariknya, kamu tidak harus selalu masuk ke restoran untuk mencicipinya. Banyak jajanan populer justru bisa ditemukan di pasar tradisional, kawasan street food, hingga area wisata yang ramai dikunjungi wisatawan. Berikut ulasannya, simak yuk!

Jajan Korea yang Wajib Kamu Coba Saat Berlibur di Korea

Salah satu cara seru menikmati suasana Korea adalah dengan menjelajahi street food-nya. Jajanan yang dijual di pinggir jalan atau pasar tradisional bukan sekadar makanan pengganjal lapar, tapi juga bagian dari pengalaman wisata. 

Kamu bisa menemukan makanan dengan rasa pedas, gurih, manis, hingga kombinasi tekstur yang mungkin jarang ditemukan di Indonesia.

Berikut 10 daftar jajan Korea yang wajib kamu coba saat berlibur ke Korea:

1. Tteokbokki, Kue Beras Kenyal dengan Saus Pedas Manis

Kalau membicarakan jajan Korea yang populer, tteokbokki hampir selalu masuk dalam daftar teratas. Makanan ini sangat mudah dikenali dari bentuknya yang berupa potongan kue beras memanjang dengan tekstur kenyal. 

Tteok tersebut kemudian dimasak menggunakan saus gochujang atau pasta cabai merah Korea yang memberikan perpaduan rasa pedas dan manis.

Dalam satu porsi, tteokbokki juga sering disajikan bersama pelengkap lain, seperti fish cake dan telur rebus. 

Harga tteokbokki umumnya berada di kisaran 3.000–5.000 won atau sekitar Rp36.000–Rp60.000 per porsi. Harga tentu dapat berbeda tergantung lokasi dan ukuran porsinya.

Kalau ingin mencicipinya saat berwisata di Seoul, kamu bisa memasukkan beberapa lokasi berikut ke dalam itinerary:

  • Gwangjang Market, 88 Changgyeonggung-ro, Jongno-gu, Seoul. Pasar tradisional ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati berbagai kuliner dalam satu kawasan.
  • Myeongdong Street Food Market, Myeongdong-gil, Jung-gu, Seoul. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu pusat street food yang ramai dan mudah dijangkau wisatawan.

2. Hotteok, Pancake Hangat dengan Isian Manis

Setelah mencoba makanan pedas, kamu bisa beralih ke jajanan dengan rasa manis seperti hotteok. Jajanan ini berupa pancake Korea yang digoreng hingga bagian luarnya matang dan berwarna kecokelatan. Di dalamnya terdapat isian yang biasanya terdiri dari gula merah, kacang, dan kayu manis.

Ketika hotteok digigit, campuran gula dan bahan isian di bagian tengah dapat terasa lembut dan meleleh. Perpaduan tersebut membuat hotteok menjadi camilan yang cocok untuk disantap langsung setelah dibeli. Terlebih pada musim dengan udara lebih dingin.

Harga satu buah hotteok umumnya sekitar 1.000–2.000 won atau sekitar Rp12.000–Rp24.000. Dengan harga yang relatif terjangkau, kamu bisa membelinya sebagai camilan di sela-sela perjalanan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.

Dua lokasi yang dapat kamu pertimbangkan untuk berburu hotteok adalah:

  • Namdaemun Market, 21 Namdaemunsijang 4-gil, Jung-gu, Seoul. Pasar ini terkenal dengan beragam pilihan makanan, termasuk hotteok sayur yang populer dan kerap memiliki antrean cukup panjang.
  • Busan BIFF Square, BIFF Gwangjang-ro, Jung-gu, Busan. Kawasan ini merupakan salah satu area populer untuk berburu street food ketika kamu sedang menjelajahi Busan.

Baca juga: Contoh Itinerary Perjalanan Wisata Medis di Korea 

3. Odeng atau Eomuk, Fish Cake dengan Kuah Kaldu Hangat

Odeng, yang juga dikenal sebagai eomuk, merupakan jajanan berbahan dasar fish cake yang biasanya ditusuk menggunakan tusukan panjang. Bentuk penyajiannya sekilas mirip sate, tetapi cara menikmatinya berbeda. Fish cake tersebut direbus atau dipanaskan dalam kuah kaldu ikan yang gurih.

Setelah fish cake berada cukup lama di dalam kuah panas, rasanya menjadi lebih gurih dan menyatu dengan kaldu. Jajanan ini sangat cocok bagi kamu yang ingin menghangatkan tubuh setelah beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika cuaca sedang dingin.

Harga odeng berada di kisaran 1.000–2.500 won atau sekitar Rp12.000–Rp30.000 per tusuk. Kamu juga bisa menemukan beberapa pilihan dengan bentuk dan ukuran yang berbeda tergantung penjualnya.

Beberapa tempat yang bisa kamu pertimbangkan untuk mencicipi odeng antara lain:

  • Gwangjang Market, 88 Changgyeonggung-ro, Jongno-gu, Seoul.
  • Noryangjin Fisheries Wholesale Market, 674 Nodeul-ro, Dongjak-gu, Seoul.

4. Gimbap, Gulungan Nasi yang Praktis untuk Teman Jalan-Jalan

Gimbap sering dianggap mirip sushi dari bentuk penyajiannya. Namun, makanan ini memiliki karakter tersendiri dan dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang membutuhkan makanan praktis selama menjelajahi Korea.

Gimbap dibuat menggunakan nasi dan rumput laut sebagai pembungkus. Bagian dalamnya dapat berisi berbagai bahan, seperti wortel, bayam, telur, acar lobak, hingga daging. Kombinasi tersebut membuat satu gulungan gimbap memiliki beragam rasa dan tekstur.

Harga gimbap umumnya berada di kisaran 2.500–4.000 won atau sekitar Rp30.000–Rp48.000 per gulung.

Untuk mencobanya, beberapa lokasi yang bisa masuk daftar perjalananmu adalah:

  • Gwangjang Market, 88 Changgyeonggung-ro, Jongno-gu, Seoul.
  • Namdaemun Market, 21 Namdaemunsijang 4-gil, Jung-gu, Seoul.

Selain gimbap biasa, kamu juga mungkin menemukan mayak gimbap ketika mengunjungi pasar tradisional. Bentuknya lebih kecil sehingga mudah disantap dalam beberapa gigitan. Gimbap jenis ini dikenal sebagai salah satu makanan yang banyak dicari di Gwangjang Market.

Baca juga: 5 Makanan yang Mampu Mempercepat Pemulihan Pasca Operasi Plastik

5. Bungeoppang, Kue Berbentuk Ikan dengan Isian Manis

Bungeoppang merupakan salah satu jajanan yang identik dengan musim dingin di Korea. Dari luar, bentuknya menyerupai ikan sehingga makanan ini langsung terlihat unik ketika dijajakan di pinggir jalan.

Bagian luarnya berupa adonan kue yang dimasak menggunakan cetakan berbentuk ikan. Setelah matang, bagian dalamnya diisi pasta kacang merah yang memiliki rasa manis dan tekstur lembut.

Selain pasta kacang merah, beberapa penjual juga menawarkan variasi isian lain, seperti custard atau cokelat. Harga bungeoppang berada di kisaran 1.000–2.000 won atau sekitar Rp12.000–Rp24.000 per buah.

Kamu dapat mencarinya di beberapa kawasan yang ramai dikunjungi wisatawan, seperti:

  • Myeongdong Street Food Market, Myeongdong-gil, Jung-gu, Seoul.
  • Hongdae Street Food Area, Hongik-ro, Mapo-gu, Seoul.

Kalau kamu berlibur saat musim dingin, jangan lewatkan kesempatan untuk membeli satu atau dua buah bungeoppang ketika menemukan penjualnya di jalan.

6. Sundae, Jajanan Gurih dengan Tekstur yang Kenyal

Sundae Korea menjadi salah satu pilihan yang menarik bagi kamu yang ingin mencoba makanan dengan karakter rasa dan bahan yang berbeda.

Sundae dibuat menggunakan usus yang diisi dengan campuran darah, mi kaca, dan nasi ketan. Kombinasi tersebut menghasilkan makanan dengan rasa gurih dan tekstur yang cukup kenyal.

Bagi sebagian wisatawan, sundae mungkin termasuk jajanan yang membutuhkan sedikit keberanian untuk dicoba. Namun, justru keunikannya membuat makanan ini menarik dimasukkan ke dalam daftar kuliner ketika berkunjung ke Korea.

Harga sundae berada di kisaran 3.000–5.000 won atau sekitar Rp36.000–Rp60.000 per porsi.

Beberapa lokasi yang dapat kamu pertimbangkan adalah:

  • Gwangjang Market, 88 Changgyeonggung-ro, Jongno-gu, Seoul.
  • Majang Meat Market, 37 Majang-ro, Seongdong-gu, Seoul.

7. Dak-kkochi, Sate Ayam dengan Saus Pedas Manis

Kalau kamu termasuk orang yang suka sate ayam, dak-kkochi bisa menjadi salah satu jajanan yang paling mudah diterima lidah. Dak-kkochi merupakan potongan ayam yang ditusuk pada tusukan panjang kemudian dipanggang hingga matang.

Setelah dipanggang, ayam biasanya dilapisi saus pedas manis khas Korea. Saus tersebut memberikan rasa yang lebih kuat sekaligus membuat permukaan ayam terlihat mengilap. Sebagai pelengkap, dak-kkochi dapat diberi taburan biji wijen dan daun bawang.

Harga dak-kkochi sekitar 2.000–4.000 won atau Rp24.000–Rp48.000 per tusuk.

Kamu dapat mencarinya di:

  • Myeongdong Street Food Market, Myeongdong-gil, Jung-gu, Seoul.
  • Insadong Street Market, Insadong-gil, Jongno-gu, Seoul.

8. Japchae Hot Dog, Perpaduan Sosis dan Mi Kaca

Bosan dengan street food yang bentuknya itu-itu saja? Japchae hot dog bisa menjadi pilihan yang lebih unik. Jajanan ini memadukan sosis dengan japchae atau mi kaca khas Korea, kemudian seluruh bagian tersebut dibalut adonan dan digoreng hingga menghasilkan lapisan luar yang renyah.

Perpaduan teksturnya menjadi daya tarik utama. Bagian luar terasa crispy setelah digoreng, sedangkan bagian dalam memberikan tekstur yang lebih kenyal dari sosis dan mi kaca.

Harga japchae hot dog berada di kisaran 3.000–5.000 won atau sekitar Rp36.000–Rp60.000 per buah.

Untuk berburu makanan ini, kamu dapat mengunjungi:

  • Hongdae Street Food Area, Hongik-ro, Mapo-gu, Seoul.
  • Myeongdong Street Food Market, Myeongdong-gil, Jung-gu, Seoul.

Hongdae menjadi salah satu kawasan yang menarik untuk wisatawan yang ingin mencari makanan dengan tampilan unik dan kekinian. Sementara itu, Myeongdong memungkinkan kamu mencoba jajanan ini bersamaan dengan berbagai street food lain dalam satu kawasan.

9. Egg Bread atau Gyeran-ppang, Roti Lembut dengan Telur Panggang

Gyeran-ppang atau egg bread merupakan jajanan Korea yang sederhana tetapi tetap menarik untuk dicoba. Bentuknya cenderung oval, dengan telur panggang sebagai bagian utama di dalam atau di atas roti.

Berbeda dari hotteok yang mengandalkan rasa manis, egg bread memiliki karakter rasa yang lebih gurih. Teksturnya juga lembut sehingga mudah disantap, terutama ketika kamu sedang mencari camilan yang tidak terlalu berat.

Harga egg bread sekitar 1.500–3.000 won atau Rp18.000–Rp36.000 per buah.

Beberapa tempat untuk mencarinya adalah:

  • Myeongdong Street Food Market, Myeongdong-gil, Jung-gu, Seoul.
  • Dongdaemun Night Market, kawasan Euljiro, Jung-gu, Seoul.

Egg bread cocok dijadikan pilihan saat kamu membutuhkan sarapan ringan atau camilan di antara jadwal wisata. Ukurannya juga praktis untuk dibawa ketika kamu masih ingin melanjutkan perjalanan ke tempat berikutnya.

Baca juga: Hidangan Korea: 5 Rekomendasi yang Aman Dikonsumsi Sehabis Operasi Plastik

10. Korean Fried Chicken, Ayam Goreng Renyah dengan Banyak Pilihan Bumbu

Korean fried chicken mungkin bukan makanan yang pertama kali terlintas ketika mendengar istilah jajanan jalanan. Namun, ayam goreng khas Korea tetap layak masuk daftar kuliner yang perlu kamu coba ketika berlibur di negara ini.

Ciri khasnya adalah bagian kulit yang sangat renyah dengan bumbu yang terasa kuat. Kamu dapat menemukan versi original dengan rasa asin dan gurih, maupun varian yang dilapisi saus pedas manis khas Korea.

Harga Korean fried chicken sekitar 10.000–20.000 won atau Rp120.000–Rp240.000 per porsi, tapi porsinya lebih cocok untuk dinikmati bersama teman atau keluarga.

Beberapa tempat yang bisa kamu pertimbangkan adalah:

  • Two Two Chicken, 26-14 Samseong-dong, Gangnam-gu, Seoul.
  • BHC Chicken Hongdae, 363-28 Seogyo-dong, Mapo-gu, Seoul.

11. Hweori Gamja, Kentang Spiral yang Renyah

Hweori gamja merupakan jajanan yang mudah menarik perhatian dari bentuknya. Kentang dipotong hingga membentuk spiral panjang, kemudian digoreng sampai renyah dan disajikan menggunakan tusukan.

Setelah digoreng, hweori gamja biasanya diberi tambahan bumbu. Pilihannya dapat berupa rasa keju, BBQ, dan berbagai bumbu lainnya.

Daya tarik utama makanan ini ada pada bentuk dan teksturnya. Kentang yang dipotong spiral menghasilkan permukaan yang lebih luas sehingga bagian yang terkena minyak cukup banyak. Hasilnya adalah camilan dengan sensasi renyah yang cocok dinikmati sambil berjalan-jalan.

12. Cheese Ball Korea, Camilan Gurih dengan Keju Lumer

Buat kamu yang menyukai keju, cheese ball Korea dapat menjadi pilihan tambahan ketika berburu makanan. Camilan berbentuk bulat ini biasanya memiliki lapisan luar yang renyah dan bagian dalam yang lebih lembut dengan isian keju.

Saat digigit, keju di bagian tengah memberikan sensasi gurih dan lembut yang kontras dengan kulit luarnya. Perbedaan tekstur tersebut menjadi salah satu alasan cheese ball banyak disukai.

Cheese ball juga sering ditemukan sebagai pelengkap ketika menikmati Korean fried chicken. Ukurannya yang kecil membuatnya mudah disantap sebagai tambahan tanpa terlalu cepat membuat kenyang.

13. Coin Bread, Jajanan dengan Isian Keju Meleleh

Selain bungeoppang, kamu juga mungkin menemukan coin bread yang menjadi salah satu jajanan menarik untuk dicoba. Bentuknya menyerupai koin dan biasanya dibuat menggunakan cetakan sehingga tampilannya cukup mudah dikenali.

Salah satu variasi yang populer adalah coin bread dengan isian keju. Ketika masih hangat, bagian keju di dalamnya dapat memberikan tekstur lembut dan sensasi lumer.

Jajanan ini cocok untuk kamu yang lebih menyukai camilan gurih dan ingin mencoba street food Korea dengan tampilan yang berbeda. Ukurannya yang praktis juga membuatnya mudah disantap sambil melanjutkan perjalanan.

Tempat Terkenal untuk Berburu Street Food

Selain 10 makanan di atas, Korea juga memiliki banyak jajanan yang populer berkat tampilan menarik dan inovasi kulinernya. Beberapa di antaranya bahkan sering muncul dalam konten media sosial sehingga membuat wisatawan penasaran untuk mencobanya langsung. Dimana tempat terkenal yang bisa kamu kunjungi?

1. Myeongdong Street Food Market, Surga Jajanan di Tengah Seoul

Myeongdong Street Food Market menjadi salah satu lokasi yang cocok untuk kamu yang ingin mencicipi banyak jajanan dalam satu kunjungan. Kawasan ini dikenal sebagai pusat street food yang ramai dan modern di Seoul.

Berbagai jenis makanan dapat ditemukan di area ini, mulai dari jajanan gurih hingga makanan dengan tampilan unik. Beberapa pilihan yang bisa kamu cari antara lain:

  • Sosis gulung dan corndog dengan berbagai variasi.
  • Seafood bakar.
  • Es krim dengan bentuk dan penyajian yang menarik.
  • Tteokbokki.
  • Bungeoppang.
  • Dak-kkochi.
  • Japchae hot dog.
  • Egg bread.

Keuntungan berburu makanan di kawasan seperti Myeongdong adalah kamu bisa membuat pengalaman kuliner menjadi bagian dari perjalanan wisata tanpa harus menyediakan satu hari khusus untuk mencarinya. 

2. Gwangjang Market, Pilihan untuk Menikmati Kuliner Pasar Tradisional

Kalau ingin merasakan suasana pasar tradisional Korea, Gwangjang Market bisa menjadi pilihan. Pasar ini dikenal sebagai salah satu pasar tradisional tertua di Seoul dan memiliki banyak kedai kuliner yang sudah terkenal di kalangan wisatawan.

Kawasan ini menarik bagi pencinta makanan yang ingin mencoba beberapa hidangan Korea dalam suasana pasar. Selain tteokbokki, odeng, gimbap, dan sundae, kamu juga dapat mencari makanan lain yang terkenal di pasar ini.

Beberapa pilihan yang patut diperhatikan antara lain:

  • Bindaetteok, pancake gurih berbahan kacang hijau.
  • Mayak gimbap, gimbap berukuran kecil yang praktis disantap.
  • Kalguksu, mi yang dibuat dengan cara dipotong menggunakan pisau.

Dengan begitu banyak pilihan, Gwangjang Market bisa menjadi tempat yang cocok untuk mencicipi makanan secara bertahap. Kamu dapat membeli porsi kecil dari beberapa penjual sehingga tidak cepat kenyang hanya dengan satu jenis makanan.

Baca juga: Wisata Korea Terbaik: Destinasi Wajib, Kuliner Khas, dan Perawatan Eksklusif

3. Namdaemun Market, Tempat Berburu Hotteok dan Mandu

Namdaemun Market dapat menjadi destinasi berikutnya bagi kamu yang ingin mengeksplorasi kuliner khas Korea. Pasar ini terkenal dengan hotteok sayur yang populer dan dapat memiliki antrean cukup panjang.

Selain hotteok, kamu juga dapat menemukan berbagai pilihan mandu atau pangsit kukus. Kombinasi makanan manis dan gurih seperti ini membuat Namdaemun menarik untuk dijadikan salah satu tujuan berburu makanan.

Kalau kamu ingin mencicipi hotteok yang berbeda dari versi manis dengan gula dan kacang, hotteok sayur dapat memberikan pengalaman rasa yang lain. Isian dan cara penyajiannya membuat jajanan tersebut menjadi salah satu pilihan yang menarik ketika mengunjungi pasar.

4. Hongdae Street Food Area, Pilihan untuk Jajanan Kekinian

Hongdae dikenal sebagai kawasan yang ramai dengan anak muda, sehingga tidak mengherankan jika pilihan jajanan di area ini juga banyak yang menarik secara visual.

Kamu dapat menemukan makanan seperti bungeoppang, japchae hot dog, hingga berbagai jenis street food modern. Kawasan ini cocok untuk kamu yang ingin menggabungkan kegiatan wisata, berjalan-jalan, dan berburu makanan dalam satu waktu.

Selain mencari makanan yang sudah populer, kamu juga bisa menjadikan Hongdae sebagai tempat untuk mencoba jajanan dengan konsep yang lebih modern. Bentuk, ukuran, dan cara penyajiannya sering kali dibuat lebih menarik sehingga cocok bagi kamu yang senang mengabadikan makanan untuk foto atau video perjalanan.

5. Ikseon-dong, Berburu Roti Viral di Kawasan Hanok

Kalau kamu ingin pengalaman kuliner dengan suasana yang berbeda, kawasan kafe Ikseon-dong juga layak masuk itinerary. Kawasan ini dikenal dengan deretan rumah tradisional hanok yang telah diubah menjadi kafe dan tempat makan dengan konsep modern.

Salah satu makanan yang bisa kamu cari adalah salt bread atau roti garam. Roti ini memiliki rasa gurih dari mentega dan garam, serta tersedia dalam berbagai pilihan isi dan variasi.

Berbeda dari street food yang dibeli langsung dari gerobak, berburu roti di kawasan kafe memberikan pengalaman yang lebih santai. Kamu dapat menikmati makanan sambil duduk dan menghabiskan waktu untuk mengeksplorasi suasana kawasan hanok.

Sambil liburan, kamu bisa sekalian coba berbagai perawatan kulit Korea di berbagai klinik terkenal di sana. Jika kamu bingung memilih perawatan dan klinik mana yang tepat, kamu bisa berkonsultasi dengan Beutrip.

Baca juga: 6 Perawatan Kulit Korea yang Wajib Kamu Coba Sambil Liburan

Beutrip sebagai medical concierge akan memberi rekomendasi yang sesuai dan memberi pendampingan saat kamu menjalani treatment di Korea. Jadi rasanya bakal lebih nyaman, kan?

Jajan Korea: Apa Saja yang Wajib Kamu Coba Saat Liburan?

Price Enquiry

Get ready for your transformation