Hubungi Kami

Hidangan Korea: 5 Rekomendasi yang Aman Dikonsumsi Sehabis Operasi Plastik

Hidangan Korea ternyata bukan hanya terkenal lezat, tapi juga dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung pemulihan setelah operasi plastik. 

Selama masa recovery, tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk membantu proses penyembuhan, menjaga energi, sekaligus mendukung pengurangan bengkak dan peradangan. 

Itulah sebabnya, beberapa hidangan Korea kerap direkomendasikan sebagai pilihan menu bagi pasien setelah menjalani prosedur operasi plastik. Apa saja pilihan menunya? Berikut ulasan yang dibagi berdasarkan makanan berkuah, makanan sehat yang kaya serat, dan fast food yang masih aman dikonsumsi. Yuk, simak!

Pilihan Hidangan Korea Berkuah yang Aman Sehabis Operasi Plastik

Pada masa awal pemulihan, makanan dengan tekstur lembut juga dapat membantu pasien yang masih merasa kurang nyaman saat mengunyah. Terlebih untuk prosedur yang melibatkan area wajah, rahang, atau mulut, makanan yang mudah dikonsumsi bisa terasa jauh lebih praktis.

Baca juga: 10 Rekomendasi Produk Kecantikan Pasca Operasi Plastik di K-Pharmacy

Berikut lima pilihan makanan Korea yang dapat dipertimbangkan setelah operasi plastik:

1. Seolleongtang, Sup Tulang Sapi yang Kaya Protein

Seolleongtang merupakan salah satu sup Korea yang cukup populer sebagai makanan hangat dan mengenyangkan. Sup ini dibuat dari tulang sapi yang direbus dalam waktu lama hingga menghasilkan kuah berwarna putih keruh. Biasanya, seolleongtang juga disajikan dengan irisan daging sapi yang empuk dan daun bawang.

Menu ini jadi salah satu pilihan yang menarik untuk masa pemulihan karena menyediakan protein dari daging sapi. Protein merupakan salah satu zat gizi penting yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki dan membentuk kembali jaringan setelah menjalani tindakan medis.

Proses perebusan yang lama juga membuat daging di dalam seolleongtang relatif lunak. Hal ini dapat menjadi keuntungan bagi pasien yang belum nyaman mengonsumsi makanan dengan tekstur keras atau membutuhkan banyak tenaga untuk mengunyah.

Beberapa alasan seolleongtang cocok dipertimbangkan selama masa pemulihan antara lain:

  • Mengandung protein dari daging sapi yang mendukung kebutuhan nutrisi tubuh.
  • Memiliki tekstur daging yang cenderung empuk setelah direbus lama.
  • Disajikan dalam bentuk kuah hangat sehingga lebih mudah dikonsumsi.
  • Dapat menjadi sumber energi ketika nafsu makan belum sepenuhnya kembali.
  • Kuahnya dapat membantu menambah asupan cairan harian.

Meski begitu, setelah operasi sebaiknya jangan membuat kuah terlalu asin. Asupan natrium yang berlebihan dapat membuat tubuh menahan lebih banyak cairan, sehingga kurang ideal ketika pasien sedang berusaha mengatasi pembengkakan.

2. Miyeokguk, Sup Rumput Laut untuk Menunjang Pemulihan

Miyeokguk merupakan sup rumput laut yang sangat dikenal dalam budaya Korea. Makanan ini secara tradisional kerap disajikan pada momen tertentu, termasuk untuk ibu setelah melahirkan. Dalam kehidupan sehari-hari, miyeokguk juga dikenal sebagai makanan yang nyaman disantap ketika tubuh membutuhkan makanan yang ringan dan hangat.

Bagi pasien yang baru menjalani operasi plastik, miyeokguk dapat menjadi pilihan menarik berkat teksturnya yang relatif lembut. Rumput laut yang telah dimasak akan menjadi lunak sehingga tidak membutuhkan banyak tenaga untuk mengunyah.

Miyeokguk juga dapat dibuat dengan tambahan daging sapi. Penambahan tersebut membuat hidangan lebih kaya protein sekaligus lebih mengenyangkan. 

Beberapa keunggulan miyeokguk untuk masa pemulihan meliputi:

  • Rumput laut memiliki tekstur lembut setelah dimasak.
  • Mengandung kalsium yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi penting.
  • Menyediakan yodium yang berperan dalam fungsi hormon tiroid.
  • Mengandung antioksidan.
  • Kuah membantu menambah asupan cairan.
  • Tambahan daging sapi dapat meningkatkan kandungan protein dalam satu porsi.

3. Kongnamulguk, Sup Tauge dengan Kuah Bening

Jika seolleongtang terasa terlalu berat dan miyeokguk bukan pilihan favorit, kongnamulguk dapat menjadi alternatif. Kongnamulguk adalah sup tauge khas Korea yang umumnya memiliki kuah bening dengan rasa ringan.

Tauge menjadi bahan utama makanan ini. Sayuran tersebut memberikan sejumlah vitamin dan mineral, termasuk vitamin C. Ditambah dengan kuah yang cukup banyak, kongnamulguk dapat membantu pasien memenuhi kebutuhan cairan sambil tetap mendapatkan asupan dari bahan makanan.

Tekstur tauge yang sudah dimasak juga lebih mudah dikonsumsi dibandingkan sayuran mentah. Namun, untuk pasien yang baru menjalani prosedur pada rahang atau mulut, tauge tetap perlu dimasak sampai cukup lunak agar tidak membutuhkan banyak gerakan mengunyah.

Kongnamulguk dapat menjadi pilihan terutama ketika pasien menginginkan makanan yang:

  • Tidak terlalu berat di perut.
  • Memiliki kuah bening.
  • Tidak membutuhkan banyak minyak.
  • Mengandung sayuran.
  • Memberikan tambahan cairan.
  • Mempunyai rasa yang relatif ringan.

Hindari menambahkan terlalu banyak bubuk cabai atau saus pedas jika dokter menyarankan untuk menghindari makanan yang dapat mengiritasi.

4. Samgyetang, Sup Ayam Ginseng yang Mengenyangkan

Samgyetang merupakan sup ayam Korea yang terkenal dengan penggunaan ayam utuh berukuran kecil yang dimasak bersama ginseng dan berbagai bahan pelengkap. Daging ayam yang dimasak dalam waktu cukup lama umumnya menjadi sangat empuk sehingga relatif mudah disantap.

Bagi pasien pascaoperasi plastik, kandungan protein dari daging ayam menjadi salah satu alasan makanan ini layak dipertimbangkan. 

Samgyetang juga dapat memberikan energi dari nasi atau beras ketan yang biasanya dimasukkan ke dalam ayam. Kombinasi protein dan sumber karbohidrat membuat makanan ini lebih mengenyangkan dibandingkan sup yang hanya berisi kuah.

Pilihan ini dapat dipertimbangkan apabila pasien sudah mampu mengonsumsi makanan dalam jumlah lebih banyak dan membutuhkan hidangan yang lebih mengenyangkan.

Hal yang dapat diperhatikan saat menyantap samgyetang:

  • Pilih ayam dengan daging yang benar-benar empuk.
  • Pastikan makanan tidak terlalu panas ketika dikonsumsi.
  • Batasi tambahan garam apabila kuah sudah cukup gurih.
  • Hindari tambahan saus atau bumbu pedas.
  • Sesuaikan porsi dengan kemampuan makan selama masa pemulihan.
  • Jika dokter memberikan pantangan tertentu, sesuaikan bahan makanan dengan instruksi tersebut.

5. Hobakjuk, Bubur Labu yang Lembut dan Mudah Dikonsumsi

Hobakjuk sedikit berbeda dari empat menu sebelumnya. Makanan ini bukan sup gurih, melainkan bubur labu kuning dengan tekstur lembut. Meski demikian, hobakjuk tetap layak dimasukkan sebagai pilihan makanan berkuah atau semi-berkuah yang nyaman disantap setelah operasi plastik.

Hobakjuk dibuat menggunakan labu kuning dan biasanya dilengkapi dengan bola-bola kue beras. Warnanya cerah dengan cita rasa manis yang relatif ramah di lidah. Tekstur buburnya yang lembut menjadi salah satu alasan makanan ini banyak dipilih dalam masa pemulihan.

Labu kuning mengandung antioksidan, serat, dan vitamin A yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Beberapa alasan hobakjuk menarik untuk dimasukkan dalam menu pemulihan adalah:

  • Teksturnya lembut dan mudah ditelan.
  • Labu kuning menyediakan vitamin A.
  • Mengandung antioksidan.
  • Memiliki kandungan serat.
  • Rasanya manis sehingga dapat menjadi alternatif ketika pasien bosan dengan makanan gurih.
  • Dapat memberikan energi dari labu dan bola-bola kue beras.

Hidangan Korea dari Sayuran yang Rasanya Enak

Setelah membahas makanan berkuah, pilihan menu berikutnya yang tidak kalah menarik adalah hidangan Korea berbahan sayuran. Sayuran penting untuk melengkapi kebutuhan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang dibutuhkan tubuh selama masa pemulihan.

Dengan sedikit penyesuaian, beberapa makanan Korea berbahan sayuran ini tetap bisa menjadi pilihan yang lezat. Berikut ulasannya:

1. Kimbap

Kimbap merupakan salah satu makanan Korea yang praktis karena dalam satu gulungan sudah terdapat beberapa jenis bahan makanan sekaligus. Secara umum, kimbap dibuat dari nasi yang digulung menggunakan lembaran rumput laut dan diisi dengan berbagai bahan, seperti wortel, danmuji atau acar lobak, telur, daging, ikan, serta sayuran lainnya.

Beberapa kandungan nutrisi yang dapat diperoleh dari kimbap antara lain:

  • Karbohidrat dari nasi sebagai sumber energi.
  • Antioksidan dari rumput laut dan berbagai sayuran.
  • Vitamin A dari wortel.
  • Vitamin C dari lobak dan sayuran tertentu.
  • Protein dari telur, ayam, ikan, atau daging.
  • Vitamin dan mineral dari kombinasi bahan isi.

Untuk masa pemulihan, pilih kimbap dengan isian yang sederhana dan tidak terlalu banyak bumbu. Jika area mulut atau rahang masih terasa sensitif, potong kimbap menjadi bagian yang lebih kecil agar lebih mudah dikunyah.

Baca juga: 12 Makanan Korea Favoritnya Orang Indonesia yang Wajib Dicicipi

2. Bibimbap

Bibimbap sering disebut sebagai nasi campur khas Korea. Hidangan ini terdiri atas nasi yang disajikan bersama berbagai lauk dan sayuran, kemudian seluruh bahan dicampur sebelum disantap.

Satu mangkuk bibimbap umumnya berisi nasi, daging yang ditumis, telur, bayam, taoge, timun, wortel, dan gochujang. Dari susunan tersebut terlihat bahwa bibimbap dapat memberikan kombinasi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam satu hidangan.

Saus gochujang juga menjadi bagian yang khas dari bibimbap. Saus fermentasi berbahan dasar cabai ini dapat memberikan vitamin A, vitamin C, serat, dan zat besi. Akan tetapi, rasa pedas dari gochujang membuat penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi pasien.

Saat memilih bibimbap setelah operasi plastik, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Pilih sayuran yang sudah dimasak hingga cukup lunak.
  • Gunakan daging yang empuk dan tidak terlalu berminyak.
  • Kurangi atau hilangkan gochujang jika sedang menghindari makanan pedas.
  • Jangan menambahkan terlalu banyak kecap asin atau bumbu tambahan.
  • Pilih telur yang dimasak matang sesuai anjuran dokter.
  • Sesuaikan jumlah nasi dengan kebutuhan energi harian.

3. Pajeon

Pajeon merupakan makanan Korea berbentuk seperti panekuk atau gorengan datar yang dibuat dari adonan tepung dengan banyak irisan daun bawang. Wortel dan berbagai sayuran lain juga dapat ditambahkan ke dalam adonan.

Meski menggunakan sayuran, pajeon perlu mendapat perhatian khusus bagi pasien setelah operasi plastik. Hidangan ini umumnya dimasak menggunakan minyak sehingga kandungan lemak dan kalorinya dapat cukup tinggi, terutama jika minyak yang digunakan terlalu banyak.

Pasien sebaiknya memilih pajeon yang tidak terlalu berminyak dan tidak dimasak hingga bagian tepinya sangat kering atau keras. 

Agar lebih sesuai untuk masa pemulihan, perhatikan:

  • Pilih pajeon dengan banyak sayuran.
  • Hindari bagian yang terlalu gosong atau keras.
  • Batasi konsumsi saus cocolan yang sangat asin.
  • Hindari saus pedas jika belum diperbolehkan dokter.
  • Konsumsi dalam porsi sedang karena pajeon tetap merupakan makanan yang dimasak menggunakan minyak.

4. Japchae

Japchae merupakan hidangan Korea yang dibuat dari soun atau mi berbahan pati yang memiliki tekstur kenyal. Mi tersebut biasanya ditumis bersama berbagai bahan, seperti paprika, wortel, bayam, bawang bombay, kecap asin, dan minyak wijen.

Hal yang perlu diperhatikan saat memilih japchae setelah operasi plastik:

  • Pilih sayuran yang dimasak hingga lunak.
  • Pastikan potongan daging jika digunakan cukup empuk.
  • Batasi kecap asin agar hidangan tidak terlalu tinggi natrium.
  • Jangan menambahkan saus pedas.
  • Konsumsi dalam jumlah secukupnya karena soun tetap menjadi sumber karbohidrat.
  • Kunyah perlahan agar tidak memberikan tekanan berlebihan pada area wajah yang sedang dalam proses pemulihan.

Dengan komposisi yang cukup beragam, japchae dapat menjadi pilihan ketika pasien menginginkan makanan yang lebih berbumbu setelah beberapa hari mengonsumsi menu bertekstur lembut.

5. Kongnamul Muchim

Kongnamul muchim merupakan olahan tauge yang dimasak terlebih dahulu, kemudian dibumbui menggunakan minyak wijen, bawang putih, dan biji wijen. Hidangan sederhana ini memiliki cita rasa gurih dan aroma khas wijen.

Kongnamul muchim dapat dijadikan pendamping nasi dan lauk utama. Rasanya yang ringan membuatnya cocok dipadukan dengan makanan lain tanpa membuat satu menu terasa terlalu berat.

Agar lebih nyaman dikonsumsi, pilih kongnamul muchim dengan karakteristik:

  • Tauge sudah matang dan tidak terlalu renyah.
  • Minyak wijen digunakan secukupnya.
  • Bawang putih tidak berlebihan jika mulut masih sensitif.
  • Tidak menggunakan cabai dalam jumlah banyak.
  • Tidak terlalu asin.
  • Disajikan dalam potongan yang mudah dikunyah.

Makanan Fast Food di Korea yang Aman Dikonsumsi Sehabis Operasi Plastik

Menjalani masa pemulihan setelah operasi plastik di Korea Selatan tidak selalu berarti harus menghindari semua makanan praktis. Ada kalanya pasien ingin makan di restoran cepat saji, terutama ketika sedang bepergian bersama keluarga, merasa lapar di tengah perjalanan, atau membutuhkan makanan yang mudah ditemukan. 

Meski demikian, istilah “aman” dalam konteks ini bukan berarti makanan tersebut secara khusus dapat mempercepat penyembuhan. Setelah operasi plastik, kebutuhan nutrisi tetap menjadi prioritas. 

Berikut lima pilihan makanan cepat saji yang dapat dipertimbangkan ketika sedang menjalani pemulihan setelah operasi plastik di Korea:

1. Bulgogi Burger

Burger bulgogi merupakan salah satu pilihan yang menarik bagi pasien yang ingin menikmati fast food khas Korea. Menu ini umumnya terdiri atas roti burger dengan patty daging yang diberi saus atau bumbu bergaya bulgogi, kemudian dilengkapi sayuran seperti selada atau bawang.

Daging sapi menjadi bagian penting dari menu ini karena menyediakan protein. Setelah operasi, protein dibutuhkan tubuh untuk mempertahankan sekaligus memperbaiki jaringan. 

Dibandingkan burger dengan patty yang sangat renyah atau ayam goreng berlapis tepung tebal, bulgogi burger dapat terasa lebih mudah dikonsumsi apabila dagingnya lembut dan tidak terlalu kering.

Agar lebih nyaman setelah operasi plastik:

  • Pilih patty yang lembut dan tidak terlalu kering.
  • Hindari tambahan saus berlebihan.
  • Jika masih sulit membuka mulut lebar, potong burger menjadi bagian kecil.
  • Kunyah perlahan dan jangan memaksakan diri jika area rahang masih terasa nyeri.
  • Pilih minuman tanpa gula sebagai pendamping.
  • Jangan menjadikan burger sebagai satu-satunya sumber makanan sepanjang hari.

2. Chicken Rice atau Rice Burger

Jika ingin menikmati fast food tetapi merasa burger dengan roti terlalu sulit dikunyah, menu berbasis nasi dapat menjadi alternatif yang lebih nyaman. Di Korea, beberapa restoran cepat saji menawarkan menu ayam dengan nasi atau rice burger, yaitu makanan yang menggunakan nasi sebagai pengganti roti.

Keunggulan menu berbasis nasi terletak pada teksturnya. Nasi yang dimasak dengan cukup baik umumnya lebih lembut daripada roti yang dipanggang atau makanan dengan lapisan tepung renyah. Hal ini dapat membantu pasien yang masih mengalami keterbatasan saat mengunyah.

Saat memilih chicken rice atau rice burger, perhatikan beberapa hal:

  • Pilih ayam tanpa kulit atau lapisan tepung yang terlalu tebal.
  • Pilih nasi yang lembut dan mudah dikunyah.
  • Hindari saus pedas.
  • Batasi saus yang terlalu asin atau manis.
  • Tambahkan sayuran jika tersedia.
  • Pilih air putih sebagai minuman utama.

Menu berbasis nasi juga dapat memberikan rasa kenyang yang cukup tanpa harus mengonsumsi makanan dalam jumlah sangat banyak. 

3. Egg Sandwich

Egg sandwich merupakan salah satu pilihan fast food yang cukup sederhana. Sesuai namanya, menu ini umumnya menggunakan telur sebagai bahan utama dan disajikan di antara dua potong roti, terkadang dengan tambahan keju, selada, atau saus.

Namun, tidak semua egg sandwich memiliki komposisi yang sama. Beberapa menu menggunakan keju dalam jumlah banyak, saus mayones, atau daging olahan seperti ham dan bacon. Bahan-bahan tersebut dapat meningkatkan kandungan lemak dan natrium dalam satu porsi.

Untuk membuat pilihan lebih sederhana, pasien dapat:

  • Memilih sandwich dengan telur sebagai bahan utama.
  • Mengurangi tambahan saus.
  • Memilih roti yang tidak terlalu kering atau keras.
  • Membatasi tambahan daging olahan.
  • Tidak menambahkan saus pedas.
  • Menyantapnya perlahan agar tidak memberikan tekanan berlebih pada rahang.

Egg sandwich juga cocok bagi pasien yang sudah mulai kembali ke pola makan normal tapi masih ingin memilih makanan dengan tekstur relatif lembut.

4. Baked Sweet Potato atau Goguma

Fast food tidak selalu berarti burger atau ayam goreng. Di Korea Selatan, ubi panggang atau goguma merupakan makanan praktis yang mudah ditemukan dan dapat menjadi pilihan ketika pasien ingin camilan yang lebih sederhana.

Ubi jalar menyediakan karbohidrat sebagai sumber energi dan juga mengandung serat serta berbagai vitamin dan mineral. Teksturnya yang lembut setelah dipanggang membuatnya relatif mudah dikonsumsi.

Ubi dapat dikonsumsi sebagai camilan di antara waktu makan. Namun, tetap jangan menjadikannya sebagai pengganti makanan utama secara terus-menerus. Tubuh membutuhkan protein dan zat gizi lain yang tidak cukup hanya diperoleh dari ubi.

Saat membeli goguma selama masa pemulihan, pilih ubi yang:

  • Matang hingga bagian dalamnya benar-benar lunak.
  • Tidak terlalu kering.
  • Tidak diberi tambahan gula atau saus.
  • Dapat dikonsumsi tanpa harus menggigit bagian yang keras.
  • Disesuaikan porsinya dengan kebutuhan energi.

5. Grilled Chicken Salad

Pilihan fast food berikutnya adalah salad dengan ayam panggang. Menu seperti ini dapat menjadi alternatif ketika pasien ingin menghindari makanan yang digoreng tetapi tetap membutuhkan protein.

Ayam panggang memberikan protein, sementara sayuran dalam salad dapat memberikan vitamin, mineral, dan serat. Kombinasi tersebut membuat menu ini lebih seimbang dibandingkan camilan yang hanya terdiri dari makanan olahan atau makanan tinggi karbohidrat.

Namun, salad mentah tidak selalu cocok pada setiap tahap pemulihan. Jika pasien masih mengalami kesulitan mengunyah, sayuran mentah seperti selada atau wortel mungkin terasa terlalu keras. 

Saus salad juga perlu diperhatikan. Dressing dapat mengandung cukup banyak gula, lemak, atau garam. Sebaiknya gunakan secukupnya dan hindari saus yang terasa sangat pedas.

Pilihan grilled chicken salad dapat disesuaikan dengan cara berikut:

  • Utamakan ayam panggang daripada ayam goreng.
  • Pilih sayuran dengan tekstur lebih lunak jika tersedia.
  • Gunakan dressing secukupnya.
  • Hindari dressing pedas.
  • Jangan menambahkan topping gorengan.
  • Lengkapi dengan sumber karbohidrat apabila porsi salad terlalu kecil untuk kebutuhan makan.

Jangan lupa, keberhasilan pemulihan setelah operasi plastik tidak hanya ditentukan oleh makanan. Perawatan luka, waktu istirahat, aktivitas, kontrol pasca operasi, serta mengikuti seluruh instruksi dokter juga sama pentingnya. 

Baca juga: Operasi Plastik Korea: Maksimal Prosedur yang Bisa Dilakukan dalam Satu Waktu

Jika kamu bekerja sama dengan Beutrip sebagai medical concierge, kebutuhan pasca operasi mulai dari pembelian obat, makanan, dan jadwal kontrol pasca operasi akan diurus oleh Beutrip.

Biar makin yakin, coba konsultasi dengan Beutrip sekarang!

Hidangan Korea: 5 Rekomendasi yang Aman Dikonsumsi Sehabis Operasi Plastik

Price Enquiry

Get ready for your transformation