Eye cream memang bisa bantu menjaga kelembapan dan kondisi kulit di sekitar mata. Namun, jika concern utama berasal dari lemak bawah mata yang menonjol, kulit yang mulai kendur, atau area bawah mata yang cekung, skincare saja belum tentu cukup.
Dalam kondisi tersebut, cara menghilangkan kantong mata dapat dilakukan dengan treatment khusus under eye, baik non-bedah maupun prosedur bedah. Apa saja pilihannya? Yuk, simak ulasan berikut!
Under Eye Treatment Nonbedah di Korea
Perawatan bawah mata di Korea tidak hanya ditujukan untuk mengurangi kantong mata. Jenis treatment yang dipilih biasanya disesuaikan dengan masalah yang ingin diperbaiki, mulai dari cekungan, lingkaran hitam, kerutan, hingga kulit yang mulai kehilangan elastisitas.
Beberapa perawatan dapat berfokus pada pengisian volume, sementara treatment lainnya bekerja untuk merangsang produksi kolagen atau memperbaiki kualitas kulit. Berikut lima pilihan under eye treatment non-bedah yang populer di Korea:
1. Filler Bawah Mata (Tear Trough Filler)
Tear trough filler menggunakan asam hialuronat untuk mengisi area bawah mata yang cekung. Treatment ini cocok ketika tampilan gelap atau lelah terutama disebabkan oleh bayangan dari cekungan tersebut.
Fungsinya antara lain:
- Mengisi cekungan bawah mata.
- Membuat kontur bawah mata dan pipi terlihat lebih rata.
- Menyamarkan bayangan gelap akibat cekungan.
- Membuat area mata terlihat lebih segar.
Filler tidak menghilangkan kantong mata yang disebabkan oleh penumpukan lemak. Dokter perlu menilai struktur bawah mata terlebih dahulu untuk menentukan apakah filler memang sesuai.
2. Rejuran, Juvelook, dan Eksosom
Rejuran, Juvelook, dan Eksosom termasuk perawatan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas kulit bawah mata. Rejuran menggunakan polinukleotida, sedangkan Juvelook berperan sebagai kolagen stimulator. Treatment berbasis eksosom juga digunakan di sejumlah klinik sebagai bagian dari perawatan kulit regeneratif.
Perawatan ini dapat membantu:
- Meningkatkan elastisitas kulit.
- Mengurangi tampilan garis halus.
- Memperbaiki tekstur kulit.
- Membuat kulit bawah mata terlihat lebih segar dan cerah.
Treatment tersebut lebih berfokus pada kondisi kulit, bukan menghilangkan bantalan lemak yang menonjol.
Baca juga: 5 Tempat Treatment Wajah Terdekat dari Hotelmu Selama di Korea
3. PRP (Platelet-Rich Plasma)
PRP memanfaatkan plasma yang berasal dari darah pasien sendiri. Setelah darah diproses, bagian plasma yang kaya trombosit digunakan pada area yang ditargetkan untuk mendukung proses regenerasi kulit.
Pada area bawah mata, treatment PRP dapat digunakan untuk bantu menangani:
- Tampilan kulit bawah mata yang kurang segar.
- Lingkaran hitam pada kondisi tertentu.
- Kulit yang terlihat tipis dan kurang sehat.
- Kualitas kulit yang mengalami perubahan seiring bertambahnya usia.
Hasilnya dapat berbeda pada setiap orang, terutama sebab lingkaran hitam memiliki banyak penyebab, seperti pigmentasi, kulit yang tipis, pembuluh darah yang terlihat, atau bayangan akibat cekungan.
4. Laser Resurfacing dan Pico Laser
Laser resurfacing dan Pico Laser dapat digunakan ketika masalah utama berada pada warna dan tekstur kulit. Perawatan ini bantu menargetkan hiperpigmentasi keseluruhan. Pada jenis laser tertentu, juga mampu merangsang pembentukan kolagen.
Manfaat yang dapat diperoleh meliputi:
- Bantu menyamarkan hiperpigmentasi.
- Mengurangi tampilan lingkaran hitam akibat perubahan warna kulit.
- Memperbaiki tekstur kulit.
- Mendukung pembentukan kolagen.
Laser tidak ditujukan untuk menghilangkan kantong mata yang muncul akibat bantalan lemak. Jika masalah utamanya adalah cekungan atau lemak yang menonjol, dokter dapat mempertimbangkan pilihan perawatan lain.
5. RF Microneedling
RF Microneedling menggabungkan jarum mikro dengan energi radio frequency (RF). Energi tersebut dihantarkan ke lapisan kulit yang ditargetkan untuk merangsang kolagen dan meningkatkan kekencangan kulit.
Treatment ini dapat membantu:
- Mengencangkan kulit bawah mata yang mulai kendur.
- Mengurangi garis dan kerutan halus.
- Memperbaiki tekstur kulit.
- Mendukung produksi kolagen.
Meski RF Microneedling dan Laser sama-sama dapat merangsang kolagen, RF Microneedling punya mekanisme yang berbeda. Energi RF dihantarkan melalui jarum mikro ke lapisan kulit yang ditargetkan, sedangkan laser menggunakan energi cahaya dengan karakteristik dan target jaringan yang berbeda.
Bagaimana Memilih Under Eye Treatment yang Sesuai?
Lima treatment di atas memiliki target yang berbeda. Filler lebih berfokus pada penambahan volume di area cekung, skin booster pada kualitas kulit, PRP pada dukungan regenerasi, laser pada pigmentasi dan tekstur, sedangkan RF Microneedling lebih menargetkan kekencangan serta garis halus.
Gambaran sederhananya:
- Bawah mata cekung: Tear trough filler dapat menjadi salah satu pilihan.
- Kulit tipis dan garis halus: Rejuran, Juvelook, atau eksosom dapat dipertimbangkan.
- Lingkaran hitam tertentu: PRP atau laser dapat menjadi pilihan berdasarkan penyebabnya.
- Hiperpigmentasi: Laser atau Pico Laser dapat digunakan untuk menargetkan perubahan warna kulit.
- Kulit kendur dan kerutan: RF Microneedling dapat membantu meningkatkan kekencangan kulit.
Namun, keluhan yang terlihat sebagai “kantong mata” belum tentu berasal dari satu masalah saja.
Jika tonjolan atau kantong mata terutama disebabkan oleh lemak di sekitar kelopak mata, prosedur bedah seperti fat graft, fat reposition, atau fat removal dapat menjadi pilihan.
Fat Graft Bawah Mata
Jika masalah utama berupa cekungan bawah mata (tear trough), fat graft dapat menjadi salah satu pilihan prosedur bedah untuk mengembalikan volume di area tersebut.
Berbeda dari filler yang menggunakan bahan pengisi, prosedur ini memanfaatkan lemak dari tubuh pasien sendiri untuk membuat kontur bawah mata terlihat lebih penuh dan halus.
Di Korea Selatan, teknik mikro atau nano fat grafting juga banyak digunakan untuk area bawah mata yang memiliki kulit tipis.
Apa Fungsi Fat Graft?
Fat graft atau cangkok lemak merupakan prosedur dengan cara mengambil sejumlah lemak dari bagian tubuh lain, kemudian memprosesnya sebelum ditempatkan di area bawah mata yang membutuhkan tambahan volume.
Baca juga: Bawah Mata Cekung: Penyebab dan Solusi Bedah Plastik di Korea
Prosedur ini terutama ditujukan untuk kondisi seperti:
- Cekungan pada bawah mata (tear trough).
- Area bawah mata yang terlihat lebih dalam akibat kehilangan volume.
- Bayangan gelap yang muncul akibat cekungan.
- Tampilan mata yang terlihat lelah akibat perubahan volume di sekitar mata.
Salah satu teknik yang digunakan untuk area bawah mata adalah nano fat grafting. Lemak diproses menjadi partikel yang sangat halus sehingga dapat ditempatkan secara lebih merata pada area bawah mata yang tipis.
Tujuannya adalah mendapatkan permukaan yang lebih halus dan mengurangi risiko tampilan terlalu penuh.
Bagaimana Prosedur Fat Graft Dilakukan?
Secara umum, prosesnya terdiri dari beberapa tahap, yaitu:
1. Mengambil lemak dari bagian tubuh lain
Dokter mengambil sejumlah kecil lemak dari area yang memiliki cadangan lemak, misalnya perut, paha, atau pinggang.
2. Memproses dan memurnikan lemak
Lemak yang sudah diambil kemudian diproses untuk memisahkan jaringan lemak yang akan digunakan dari cairan dan komponen lain yang tidak diperlukan.
3. Menempatkan lemak pada area bawah mata
Lemak yang sudah diproses kemudian ditempatkan secara hati-hati pada area yang cekung. Pada teknik nano fat grafting, lemak dibuat sangat halus agar dapat didistribusikan secara lebih merata pada area bawah mata.
Prosedur ini umumnya berlangsung sekitar 30 – 60 menit, tergantung kondisi dan area yang ditangani. Anestesi atau sedasi digunakan sesuai kebutuhan prosedur dan pertimbangan dokter.
Apa Kelebihan Fat Graft?
Salah satu daya tarik fat graft adalah bahan yang digunakan berasal dari tubuh kamu sendiri. Selain bantu mengembalikan volume bawah mata, sebagian sel lemak yang bertahan di area baru akan memberi hasil yang relatif tahan lama.
Beberapa kelebihannya meliputi:
- Menggunakan lemak tubuh sendiri, sehingga risiko reaksi alergi terhadap bahan asing sangat rendah.
- Membantu mengisi cekungan sehingga transisi antara bawah mata dan pipi terlihat lebih halus.
- Dapat memberikan hasil yang tahan lama, meskipun sebagian lemak dapat diserap kembali oleh tubuh.
- Membantu mengurangi tampilan bayangan gelap yang disebabkan oleh cekungan.
- Memberikan tampilan wajah yang lebih segar tanpa hanya mengandalkan produk perawatan kulit.
Baca juga: Pilih Mana, Filler atau Fat Graft? Ini Panduannya!
Berapa Lama Pemulihannya?
Sebagai prosedur bedah, fat graft membutuhkan masa pemulihan yang lebih panjang dibandingkan treatment nonbedah seperti filler. Bengkak dan memar merupakan kondisi yang dapat muncul setelah tindakan dan umumnya mulai berkurang dalam 1 – 2 minggu.
Aktivitas ringan biasanya sudah dapat dilakukan kembali dalam sekitar 1 – 3 hari, tapi lama pemulihan dapat berbeda pada setiap orang. Dokter juga dapat memberikan instruksi khusus mengenai perawatan area bawah mata selama masa pemulihan.
Risiko yang Perlu Dipertimbangkan
Meskipun menggunakan jaringan tubuh sendiri, fat graft tetap merupakan prosedur bedah yang memiliki risiko. Beberapa efek yang dapat terjadi antara lain:
- Bengkak dan memar.
- Kontur bawah mata yang tidak rata.
- Perbedaan volume antara sisi kanan dan kiri.
- Benjolan kecil atau permukaan yang terasa kurang halus.
- Penyerapan lemak yang tidak merata sehingga hasil akhir sulit diprediksi sepenuhnya.
Oleh sebab itu, prosedur sebaiknya dilakukan oleh dokter berpengalaman menangani area bawah mata. Penempatan lemak membutuhkan ketelitian, terutama pada area yang kulitnya tipis dan memiliki struktur anatomi yang kompleks.
Fat Reposition Bawah Mata
Jika kantong mata terlihat menonjol sekaligus terdapat cekungan di bawahnya, fat reposition dapat menjadi salah satu pilihan prosedur bedah. Berbeda dari fat graft yang mengambil lemak dari bagian tubuh lain, prosedur ini memanfaatkan lemak yang sudah berada di sekitar kelopak mata bawah, lalu memindahkannya ke area yang cekung.
Apa Itu Fat Reposition?
Fat reposition atau reposisi lemak bawah mata merupakan prosedur pada kelopak mata bawah untuk menggeser bantalan lemak yang menonjol ke area tear trough yang cekung. Dengan begitu, lemak tidak sekadar dibuang, tapi dimanfaatkan kembali untuk memperbaiki kontur bawah mata.
Pendekatan ini dapat mengatasi dua masalah sekaligus, yaitu kantong mata yang menonjol dan cekungan di bawah mata. Setelah lemak diposisikan ulang, perbedaan antara area yang menonjol dan cekung diharap terlihat lebih halus sehingga bawah mata tampak lebih rata dan segar.
Beberapa tujuan utama prosedur ini meliputi:
- Mengurangi tampilan kantong mata.
- Mengisi cekungan tear trough menggunakan lemak yang sudah tersedia.
- Mengurangi bayangan gelap yang muncul akibat perbedaan kontur.
- Membuat transisi antara kelopak mata bawah dan pipi terlihat lebih halus.
- Mempertahankan lemak alami daripada membuang seluruh bantalan lemak.
Bagaimana Prosedurnya Dilakukan?
Fat reposition umumnya dilakukan melalui bagian dalam kelopak mata, yang dikenal sebagai pendekatan transconjunctival. Dokter membuat akses dari sisi dalam kelopak mata bawah untuk mencapai bantalan lemak yang menonjol.
Setelah itu, lemak yang berlebih digeser dan ditempatkan pada area bawah mata yang mengalami cekungan. Lemak kemudian diposisikan agar kontur antara kelopak mata bawah dan pipi terlihat lebih merata.
Secara sederhana, tahapannya meliputi:
- Membuat akses melalui bagian dalam kelopak mata bawah.
- Mengidentifikasi bantalan lemak yang menyebabkan kantong mata terlihat menonjol.
- Memindahkan lemak tersebut ke area tear trough yang cekung.
- Menata dan mengamankan posisi lemak agar kontur bawah mata terlihat lebih rata.
Salah satu kelebihan pendekatan transconjunctival adalah sayatan berada di bagian dalam kelopak mata, sehingga umumnya tidak meninggalkan bekas luka yang terlihat pada permukaan kulit.
Apa Keunggulan Fat Reposition?
Keunggulannya fat reposition antara lain:
- Mengatasi tonjolan dan cekungan sekaligus dengan menata ulang lemak yang sudah ada.
- Menggunakan jaringan tubuh sendiri sehingga tidak membutuhkan bahan pengisi tambahan.
- Kontur dapat terlihat lebih natural tanpa membuat bawah mata terlalu cekung setelah lemak dibuang.
- Bekas luka di kulit sangat minim, terutama jika menggunakan akses melalui bagian dalam kelopak mata.
- Pemulihan relatif cepat, meski tetap membutuhkan waktu untuk menunggu bengkak dan memar mereda.
Bagaimana Pemulihannya?
Setelah prosedur, bengkak dan memar biasanya masih terlihat pada beberapa hari pertama. Pembengkakan dapat meningkat selama sekitar 2 – 3 hari awal, kemudian perlahan berkurang. Pada sebagian orang, proses meredanya bengkak dan memar dapat berlangsung selama beberapa minggu.
Selama masa awal pemulihan, beberapa hal yang umumnya diperhatikan antara lain:
- Tidur telentang dengan posisi kepala lebih tinggi selama minggu pertama.
- Menggunakan kompres dingin pada beberapa hari pertama untuk membantu mengurangi pembengkakan.
- Setelah fase awal tersebut, dokter dapat menyarankan kompres hangat sesuai kondisi pemulihan.
- Menghindari menggosok atau menekan area mata.
- Menjaga area operasi tetap bersih dan mengikuti instruksi dokter mengenai waktu mencuci wajah.
- Menunda penggunaan riasan mata hingga area cukup pulih.
- Menghindari sauna selama masa pemulihan sesuai anjuran dokter.
Baca juga: Pasca Operasi Plastik: Kapan Waktu yang Tepat untuk Keramas dan Perawatan Rambut Lainnya?
Instruksi setelah operasi dapat berbeda berdasarkan teknik yang digunakan dan kondisi masing-masing pasien. Jadi, panduan dari dokter yang melakukan prosedur tetap menjadi acuan utama selama masa pemulihan.
Fat Removal Bawah Mata
Tidak semua kantong mata membutuhkan penambahan atau pemindahan lemak. Jika masalah utamanya adalah lemak bawah mata yang menonjol, sementara cekungan tear trough tidak terlalu terlihat dan kulit masih cukup elastis, dokter dapat mempertimbangkan prosedur fat removal atau pengangkatan lemak bawah mata.
Prosedur ini dilakukan dengan mengurangi sebagian bantalan lemak yang membuat area bawah mata terlihat menggembung. Dengan berkurangnya tonjolan tersebut, kontur kelopak mata bawah dapat terlihat lebih rata sehingga wajah tampak lebih segar.
Kapan Fat Removal Cocok Dilakukan?
Fat removal paling sesuai untuk kondisi ketika kantong mata menjadi masalah utama tanpa disertai cekungan yang cukup dalam. Sebelum tindakan, dokter akan mengevaluasi bentuk kelopak mata, jumlah lemak yang menonjol, elastisitas kulit, serta kondisi tear trough.
Beberapa kondisi yang dapat menjadi pertimbangan antara lain:
- Kantong mata terlihat jelas akibat lemak yang menonjol.
- Cekungan tear trough tidak terlalu dalam.
- Kulit bawah mata masih memiliki elastisitas yang baik.
- Tidak terdapat masalah cekungan yang membutuhkan tambahan volume.
Pemeriksaan ini penting untuk menentukan jumlah lemak yang perlu diangkat.
Bagaimana Prosedur Fat Removal Dilakukan?
Sebelum operasi, dokter akan memeriksa kondisi bawah mata dan mendiskusikan hasil yang ingin dicapai. Area yang akan ditangani dapat ditandai terlebih dahulu sebagai panduan selama prosedur.
Pada teknik yang dilakukan melalui bagian dalam kelopak mata bawah, dokter membuat akses kecil untuk mencapai bantalan lemak di bawah mata. Sebagian lemak yang menonjol kemudian diangkat secara hati-hati agar tonjolan berkurang tanpa menghilangkan volume secara berlebihan.
Secara umum, prosesnya meliputi:
- Pemeriksaan dan penandaan area untuk menentukan bagian yang membutuhkan pengurangan lemak.
- Pemberian anestesi atau sedasi sesuai kebutuhan tindakan.
- Membuat akses menuju bantalan lemak pada kelopak mata bawah.
- Mengangkat sebagian lemak yang berlebih dengan jumlah yang disesuaikan kondisi pasien.
- Menutup dan merawat area tindakan sesuai teknik operasi yang digunakan.
Prosedurnya relatif sederhana dibandingkan tindakan yang membutuhkan penambahan atau pemindahan volume. Namun, penanganan area bawah mata tetap membutuhkan ketelitian tinggi agar hasilnya tidak terlihat terlalu cekung.
Apa Keunggulan Fat Removal?
Ketika penyebab utama kantong mata memang berasal dari lemak yang menonjol, pengangkatan sebagian lemak dapat memberikan perubahan pada kontur bawah mata tanpa perlu menambahkan bahan pengisi.
Beberapa kelebihannya meliputi:
- Mengurangi tonjolan kantong mata.
- Membuat kontur bawah mata terlihat lebih rata.
- Membantu wajah terlihat lebih segar.
- Tidak membutuhkan penambahan filler atau lemak dari bagian tubuh lain.
- Hasilnya umumnya bersifat jangka panjang.
Meski demikian, hasil operasi bukan berarti menghentikan proses penuaan. Kulit dan jaringan di sekitar mata tetap mengalami perubahan seiring bertambahnya usia sehingga perubahan ringan pada bentuk bawah mata masih dapat terjadi di kemudian hari.
Berapa Lama Harus Tinggal di Korea?
Bagi pasien yang datang dari luar Korea, masa tinggal perlu mempertimbangkan bukan hanya waktu operasi, tapi juga waktu pemeriksaan setelah tindakan dan kondisi kamu saat akan melakukan penerbangan pulang ke Indonesia.
Untuk prosedur area kelopak mata, pasien internasional umumnya disarankan menyediakan waktu sekitar 7 – 10 hari di Korea. Rentang ini memberikan waktu untuk menjalani kontrol pascaoperasi, memantau pembengkakan, serta memastikan kondisi awal pemulihan berjalan baik sebelum kembali ke negara asal.
Baca juga: Perawatan Pasca Operasi Plastik: Kapan Boleh Naik Pesawat dari Korea?
Gambaran sederhananya:
- Hari operasi: menjalani tindakan dan mendapatkan instruksi perawatan.
- Hari-hari awal: bengkak dan memar biasanya masih terlihat dan perlu dikontrol.
- Sekitar hari ke-5 – 7: dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan dan, jika menggunakan jahitan yang perlu dilepas, pelepasan jahitan.
- Sekitar hari ke-7 – 10: pasien dapat berkonsultasi kembali dengan dokter untuk memastikan kondisi cukup baik sebelum pulang.
Lama tinggal tetap perlu disesuaikan dengan teknik operasi dan kondisi masing-masing pasien. Ada yang membutuhkan waktu lebih panjang, terutama jika kamu menggabungkan beberapa prosedur sekaligus.
Baca juga: Operasi Plastik Korea: Maksimal Prosedur yang Bisa Dilakukan dalam Satu Waktu
Ingin menjalani operasi plastik di Korea tanpa repot mengurus semuanya sendiri? Beutrip hadir sebagai medical concierge yang bantu memfasilitasi kebutuhan operasi di Korea, mulai dari memilih klinik dan dokter yang sesuai, konsultasi awal, dan pendampingan selama proses perawatan hingga waktu kepulangan.
Konsultasi dengan Beutrip dan rencanakan perjalanan medismu sekarang juga!